
KEDIRI, MADUTV – Harga beras dipasaran mulai mengalami penurunan meski tidak terlalu besar. Kantor Bulog Cabang Kediri mencatat penurunan harga besar dikisaran 500 Rupiah Perkilogramnya, disisi lain pihaknya juga mengakui masih ada pedagang pengecer yang mendapat pasokan beras SPHP untuk pengendalian harga beras yang berlaku “curang”.
Kepala Bulog Cabang Kediri Imam Mahdi saat dikonfirmasi jurnalis mengungkapkan, sejauh ini untuk stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat diwilayah Kediri Kota dan Kabupaten serta Nganjuk masih aman.
“Sejauh ini sebenarnya sudah ada penurunan harga beras dipasaran, namun karena gencarnya pemberitaan yang cenderung negatif atas pasokan dan stok beras, membuat terjadinya Panic Buying sehingga terjadi pembelian yang besar ditengah-tengah masyarakat,”ungkapnya
Lebih lanjut Kabulog Cabang Kediri menegaskan, sejauh ini pola yang dilakukannya untuk menekan atau menstabilkan harga beras dipasaran pihaknya juga telah bekerjasama dengan TPID ( Tim Pengendali Inflasi Daerah ) dengan melakukan operasi pasar beras serta membuat gerai di Pasar Tradisional yang ada dan ditambah memasok beras yang harganya disesuaikan HET untuk jenis Medium dan Premium yang biasa disebut Beras SHP kepada Pedagang Pengecer yang ada di Pasar Tradisional sesuai Rekomendasi Dari Dinas Perdagangan setempat.
“Setidaknya ada Gerai Pedagang TPID Kota Kediri meliputan tiga pasar ( Setono Betek, Pahing, Bawang ) dan 41 Pedagang Pengecer di Kota Kediri dan untuk Kabupaten total 19 pasar dan Gerai TPID 4, 129 Pedagang Pengecer serta untuk Kabupaten Nganjuk 68 pedagang pengecer, 5 Gerai TPID di 19 pasar,”tambahnya
Dari kondisi itu setiap Pedagang Pengecer yang direkomendasikan Disperindag masing masih Daerah Bulog memasok kebutuhan beras SPHP maksimal 2 ton perhari dengan pengambilan ditentukan kapasitas tempat dan kekuatan finansial para pedagang.
“Karena pengaruh harga dipasaran sehingga kalau ada kesempatan dalam tanda kutip ada tindakan mengambil keuntungan sehingga kalau ada pedagang pengecer yang kami pasok beras melakukan hal itu?kami sudah ada catatan data yang masuk dan akan melakukan pengurangan pasokan stok beras hingga nantinya memasukkan dalam catatan hitam alias blacklist jika tidak mentaati dari surat pernyataan yang telah dibuatnya bermaterai,”pungkasnya
Sekedar diketahui saat ini Kantor Bulog Cabang Kediri terus melakukan Operasi Pasar Beras diwilayah Kediri Kota Kabupaten dan Nganjuk untuk menstabilkan harga dipasaran yang saat ini cenderung mengalami penurunan harga. Dan diharapkan warga ataupun pedagang pedagang beras tidak Panic buying hingga melakukan tindakan yang dapat melanggar pidana dengan melakukan penimbunan dengan memanfaatkan kondisi saat ini ditengah tengah meningkatnya kebutuhan jelang puasa dan lebaran.(ef)







