Kediri – Proses pembuatan minuman sari buah milik Masrukhin Afandi, warga Dusun Balong Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, merupakan produk IKM sari buah yang diberi label Bigfanilz.
Pria yang akrab disapa Edi mengaku, di saat bulan Ramadhan 1443 Hijriah ini penjualan minuman sari buah nanas, mengalami peningkatan 90 persen dibandingkan bulan normal.
Ia mengatakan, awal menggeluti bisnis minuman sari buah nanas, Edi dibantu sang istri dimulai sejak tahun 2014. Saat itu usai mengikuti pelatihan membuat minuman sari buah di Kota Batu Malang.
Dirinya mengaku mencoba beberapa kali tahap pengolahan minuman sari buah nanas sempat gagal karena ada kesalahan pengolahan. Di tahun 2022, seiring melandainya kasus covid-19, pihaknya memberanikan diri kembali berusaha dan dibantu 6 karyawannya. Selain itu pihaknya juga memanfaatkan keberadaan reseller yang datang ke rumahnya.
Minuman sari buah yang diproduksinya kini menjangkau wilayah Kediri dan sekitarnya. Bahlan hingga keluar daerah seperti Mojokerto dan daerah lain di Jawa Timur. Pihaknya berharap ada bantuan pemerintah untuk mengurus perizinan BPOM.(me)







