
“Sumbangan industri e-sport pada 2019 tercatat sebesar 1,3 miliar dolar AS. Dalam setahun saja, pendapatan industri e-sport mampu tumbuh sebesar 33 persen menjadi 1,8 miliar dolar AS,” ujar dia.
Salah satu potensi nilai ekonomi yakni memberikan panggung istimewa kepada potensi serta talenta lokal, dan hal yang dilakukan PB ESI adalah dengan mempertandingkan game buatan anak bangsa Lokapala.
“Pertandingan persahabatan game lokal Lokapala sangat positif dalam memacu gairah industri game lokal baik di pentas nasional maupun dunia,” ucap Sandiaga Uno.
Sementara itu, Ketua Harian PB ESI, Komisaris Jenderal Polisi Bambang Sunarwibowo menegaskan Indonesia memiliki potensi besar di industri e-sports. Baik dari prestasi maupun pengembangan ekosistem dan industrinya.
“Selain untuk pengembangan dan barometer prestasi e-sports nasional hasil pembinaan daerah, keberhasilan ekshebisi berpotensi mendorong laju ekonomi kreatif digital yang bergerak semakin bertumbuhnya industri pengembang game lokal dan bisnis-bisnis kreatif lain terkait,” kata dia.
“Kesiapan Indonesia menjadi penyelenggara e-sports and tourism berskala internasional, dan optimisme akan terwujudnya visi Indonesia Emas sebagai kekuatan ekonomi digital dunia pada 2045,” tukasnya.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Esport Indonesia Frengky Ong mengatakan ekshibisi e-sport telah mencatatkan torehan membanggakan sejak babak Pra-PON.
“Tak terlepas dari pembinaan KONI. Baik pusat, provinsi, kabupaten, kota, pengurus lengkap di 34 provinsi dan kabupaten kota,” tutur Frengky. Tepatnya dalam pembukaan ekshibisi e-sport di arena pertandingan. (Antara/am)







