spot_img
Selasa, April 21, 2026
Beranda BERITA VIDEO BATIK KHAS KEDIRI MULAI TEMBUS KELUAR NEGERI

BATIK KHAS KEDIRI MULAI TEMBUS KELUAR NEGERI

574

KEDIRI – Pasangan suami istri, Hery Setiawan dan Sih Panganti warga Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, sukses menekuni usaha batik. Motif Lidah Api dan Gringsing dipatenkan Pemerintah Kabupaten Kediri pada Februari 2022 kemarin, usaha batik pasutri tersebut terus kebanjiran order pesanan.

Tidak hanya dari pasar lokal saja, pesanan juga datang dari luar Kota Kediri dan juga luar Pulau Jawa. Bahkan permintaan dari pasar mancanegara juga mulai datang, seperti Hongkong dan Taiwan, serta Turki.

Dalam satu bulan, Galery Lochatara milik pasutri Hery – Panganti menjual kain sebanyak 200 sampai 300 potong. Pelanggan juga beragam, mulai dari ASN Kabupaten Kediri, beberapa kota di sekitar Kediri dan hingga keluar negeri.

Harga batik buatan pasutri Hery dan Panganti ini juga bervariasi, tergantung motif dan kerumitan motifnya. Selain itu, keduanya juga membuat harga khusus untuk pelanggan yang memesan motif batik tertentu.

Satu potong kain batik dijual mulai dari harga 150 ribu sampai yang paling mahal, yakni 2,5 juta rupiah. Motif batik buatan pasutri Hery dan Panganti ini hampir 90 persen mengadopsi motif tentang kebudayaan di Kediri, mulai dari pahatan di Situs Candi Adan-Adan, Goa Selomangleng, Gunung Kelud, dan Monumen Simpang Lima Gumul.

Ide awal pembuatan batik muncul karena batik merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan dan sengaja dibuat motif batik dengan ikon-ikon di Kediri, agar Kediri lebih dikenal di Indonesia dan juga mancanegara.

Saat ini, batik buatan Lochatara sudah tersebar di kota-kota besar di Indonesia dan mancanegara, bahkan beberapa artis juga pernah pesan batik buatan mereka, seperti Uut Permatasari, Nella Kharisma, dan Didik Nini Thowok. (dtrdhan)