spot_img
Senin, April 20, 2026
Beranda RAGAM BERITA Bangka Tengah Menuju Sentra Udang Vaname

Bangka Tengah Menuju Sentra Udang Vaname

320

Koba, Babel – Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai mengembangkan potensi bisnis udang vaname skala rakyat. Hal ini untuk menopang perekonomian di tengah banyaknya sektor usaha lain yang terkena dampak akibat pandemi Covid-19.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, secara geografis Kabupaten Bangka Tengah, 80 persen merupakan wilayah pesisir. Sehingga memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan bisnis komoditas ekspor.

Menurut Bupati pandemi bukan membuat masyarakat surut dan semakin terjepit, tetapi bagaimana bisa bangkit. Tidak boleh tumbang tetapi harus tetap berkembang. “Betul kita harus konsentrasi melindungi kesehatan masyarakat akibat ancaman Covid-19, tetapi kita juga harus mengantisipasi ancaman degradasi ekonomi,” tuturnya.

Pandemi virus Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi memiliki dampak lebih luas terutama kehidupan masyarakat. “Roda perekonomian berputar lebih melamban, tentu ini masalah besar. KIta harus menopang dengan menggali potensi usaha yang membuat warga lebih mapan,” kata Bupati.

Usaha budi daya udang vaname di Bangka Tengah diprediksi bisa menjadi mentari untuk menatap kehidupan warga lebih cerah di masa depan. Pemkab Bangka Tengah sudah menyiapkan program strategis untuk menggali dan mengembangkan potensi bisnis udang vaname. Dengan sistem yang lebih “dikuasai” rakyat, bukan dimonopoli pemilik modal.

Pemerintah daerah setempat sudah mulai meluncurkan dan mengampanyekan program tambak udang vaname skala rakyat, kendati beberapa perusahaan sudah mulai menjalankan usahanya di daerah itu dalam skala lebih besar. “Kita tidak bisa membendung perusahaan yang mengembangkan bisnis udang vaname di daerah ini. Kendati kontribusinya sangat kecil untuk daerah dan masyarakat,” kata Bupati.

Namun demikian, pemerintah daerah sudah menyiapkan instrumen yang tepat untuk mengambil peran bisnis tersebut melalui program tambak udang vaname skala rakyat. Di mana para nelayan dan kelompok budi daya ikan bisa mengambil peran tersebut. “Pemerintah daerah mendorong dengan menyiapkan fasilitas pendukung dan melakukan pembinaan terhadap kelompok budi daya ikan. Khususnya untuk mengembangkan usaha udang vaname,” kata mantan Ketua DPRD Bangka Tengah ini.

Pemerintah daerah setempat akan melakukan pemijahan benur dalam skala besar untuk kebutuhan para pembudidaya tambak udang yang tersebar pada enam atau seluruh kecamatan di daerah itu.

“Sembari kita juga membentuk kelompok budi daya khusus tambak udang vaname skala rakyat, kemudian harus melakukan pembinaan dan bimbingan sampai bisnis mereka bisa berjalan. Bahkan kami juga memikirkan pangsa pasarnya,” katanya.

Bupati mengatakan, semua kecamatan di daerah itu yaitu Kecamatan Koba, Namang, Lubuk Besar, Simpangkatis, Sungaiselan dan Kecamatan Pangkalanbaru memiliki prosfek untuk pengembangan bisnis udang vaname.

Pengetahuan masyarakat dalam menjalankan usaha budi daya udang vaname masih awam. Sebab selama ini bisnis komoditas ekspor ini identik dengan para pengusaha tajir dengan modal lebih besar. (antara/am/ed:zl)