Connect with us

Bulu Tangkis

Bagas/Fikri Singkirkan Fajar/Rian di Babak Pertama Indonesia Masters

Diterbitkan

pada

Dokumentasi - Bagas Maulana dan rekannya Muhammad Shohibul Fikri pada babak perempat final Denmark Open, Jumat (22/10/2021, 09:56 WIB). ANTARA/Twitter/@INABadminton/pri.

Nusa Dua – Laga ganda putra antara dua pasangan Indonesia di babak pertama Indonesia Masters di Nusa Dua, Bali, Selasa
dimenangi Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dengan menyingkirkan unggulan keempat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto rubber game,13-21, 21-18, 22-20.

Gim pertama diamankan Fajar/Rian dengan skor 21-13 melalui pertahanan rapat untuk menghalau serangan Fikri/Bagas yang memainkan drive rendah.

Fajar/Rian yang bermain lebih sabar, sukses menghalau serangan ganda putra peringkat 31 dunia itu. Keduanya juga baru melakukan serangan balik saat Fikri/Bagas kehabisan tenaga setelah diajak bermain reli.

Faktor tenaga yang terkuras juga membuat Fikri/Bagas gagal mengeksekusi serangan balik dan justru membuat shuttlecock menabrak net. Setelah 16 menit berlalu, Fajar/Rian mengunci keunggulan lewat skor 21-13 di gim pertama.

Persaingan antara Fajar/Rian dan Fikri/Bagas menjadi lebih alot setelah pergantian lapangan di gim kedua. Fikri/Bagas yang semula kesulitan mendulang poin, kini mampu membayangi catatan angka dari seniornya itu.

Meski tertinggal 6-8, namun mereka mampu mengimbangi menjadi 8-8 dan kemudian terus bersaing ketat hingga skor 12-12. Dari skor ini, Bagas/Fikri mencuri dua poin hingga unggul 14-12.

Fajar/Rian tak mau kalah dengan balik menyusul dua poin dan skor pun imbang 14-14, namun angka ini tak berlangsung lama karena Bagas/Fikri kembali memimpin.

Jelang gim poin 19-17, Fajar sempat mengajukan challenge namun gagal sehingga menguntungkan lawannya yang mencapai gim poin. Tak lama kemudian, gim kedua dipastikan menjadi milik Bagas/Fikri dengan skor akhir 21-18 dan memaksa dimainkannya gim ketiga.

Di gim penentu, serangan Fikri/Bagas menjadi lebih rapat menghujam pertahanan Fajar/Rian yang justru mengendur. Akibatnya Fajar/Rian tak bisa mengontrol tempo permainan dan hanya bertumpu pada kecekatan mereka menghalau bola.

Perolehan skor terjadi secara ketat dimana kedua pasangan saling membayangi perolehan poin hingga gim hampir usai.

Bagas/Fikri terlebih dulu mencapai gim poin 20-19, namun Fajar/Rian tak mau kalah dan menyamakan kedudukan. Sayangnya kubu Fajar/Rian kehilangan dua poin akibat kesalahan yang dilakukan Rian saat melakukan pengembalian pukulan dan terakhir shuttlecock yang ia pukul justru menubruk net.

Dengan dua poin gratis ini, maka Bagas/Fikri pun melangkahi seniornya untuk melenggang ke babak 16 besar turnamen level Super 750 ini.(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Bulu Tangkis

Pemerintah Siapkan Bonus untuk Tim Piala Thomas

Diterbitkan

pada

Presiden Joko Widodo (keempat kanan) bersama Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna (ketiga kiri) mengangkat Piala Thomas saat bertemu dengan tim Piala Thomas di Nusa Dua, Bali, Kamis (2/12/2021). ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI/wpa/foc. (ANTARA FOTO/HUMAS PBSI)

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mempersiapkan bonus untuk tim Piala Thomas 2020 yang berhasil membawa pulang trofi kejuaraan dunia bulu tangkis beregu putra tersebut ke Tanah Air setelah penantian 19 tahun.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menuturkan bahwa pemberian bonus untuk kejuaraan single event seperti Piala Thomas sebetulnya tidak diatur secara jelas dalam undang-undang atau peraturan menteri, berbeda dengan multievent seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Namun Zainudin mengatakan Kemenpora telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk memberikan apresiasi kepada skuad Merah Putih di Piala Thomas 2020, kejuaraan beregu putra paling bergengsi di dunia.

“Setelah saya rapat koordinasi internal, kami memutuskan untuk memberikan apresiasi dari pemerintah,” ungkap Zainudin dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Sabtu.

“Tapi untuk ke depannya kami akan mempertegas mana saja kegiatan-kegiatan yang akan mendapat apresiasi atau bonus dari pemerintah. Jadi kategori-kategorinya akan diperjelas supaya tidak ada lagi perdebatan dan diskusi berkepanjangan,” ujarnya menambahkan.

Adapun penyerahan bonus, lanjut Zainudin, akan dilakukan pekan depan di kantor Kemenpora. Namun bonus tidak akan diserahkan kepada masing-masing atlet, melainkan kepada federasi bulu tangkis Indonesia PBSI. Langkah tersebut dipilih mengingat Piala Thomas merupakan kejuaraan beregu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 1684 tahun 2015 tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan, dan Organisasi Olahraga diatur bahwa pemerintah akan memberikan bonus berupa uang atau barang bagi olahragawan yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan yang dimaksud adalah meraih medali pada ajang SEA Games, ASEAN Para Games, Asian Games, Asian Para Games, dan Olimpiade serta Paralimpiade.

Selain itu, ada juga kategori untuk juara kejuaraan dunia maupun kejuaraan Asia resmi single event untuk cabang olahraga Olimpiade, serta menjadi juara pada ajang Islamic Solidarity Games atau Asian Beach Games.

Namun aturan tersebut memang belum mengatur secara spesifik kejuaraan single event apa saja yang masuk dalam kategori pemberian bonus pemerintah.

“(Pemberian bonus) ini bukan karena desakan publik karena kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, jadi kami benar-benar mengikuti rule,” pungkas Zainudin. (antara/sa)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: