Connect with us

Jawa Timur

Awas, Ada Normalisasi Saluran dan Penambalan Jalan Tulungagung

Diterbitkan

pada

Tulungagung – Selasa, 16 November 2021, Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung melakukan beberapa perbaikan infrastruktur jalan baik normalisasi saluran dan penambalan aspal berlubang di wilayah Tulungagung. Masyarakat dan warga sekitar mendapat imbauan untuk berhati-hati ketika melewati jalan tersebut.

Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung terus melakukan pemeliharaan jalan. Seperti penambalan aspal berlubang dan bergelombang. Yaitu penambalan jalan berlubang di lokasi Desa Karangrejo ke selatan yang terlaksana bersama UPT Kauman. Penambalan jalan ambles dan berlubang itu demi harapan agar pengguna jalan terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung terus berupaya mencegah banjir yang terjadi di Jalan raya, untuk itu normalisasi saluran tetap ditegakkan. Seperti di wilayah Jalan Kapten Kasihin, dengan mengangkat sedimen lumpur, benda maupun sampah yang menyumbat saluran air. (int)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Terjun di Zona Merah, Tim Gabungan BPBD Kediri Berhasil Evakuasi Korban

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Lumajang – Tim Gabungan Relawan BPBD Kota Kediri diterjunkan di zona merah pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Sebelum keberangkatan, tim menggelar apel pemberangkatan tim SAR penyisiran dan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru Senin (6/12) di lapangan Desa Sumberwuluh. Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, POLRI dan Relawan.

Pencarian korban difokuskan di zona merah Gladak Perak yang mengalami kerusakan paling parah. Di mana jembatan putus dan jalan tertutup material longsoran letusan.

Basarnas memberikan tugas kepada Tim Gabungan Relawan BPBD Kota untuk melakukan proses evakuasi di ring zona merah Gladak Perak karena daerah tersebut rawan luncuran lahar dingin awan panas dan longsoran material letusan.

Ketua DPD PEKAT IB, Roy Kurnia Irawan mengatakan, mereka melakukan proses evakuasi di zona merah. Setelah sampai di lokasi, tim langsung melakukan proses penyisiran dari rumah ke rumah mencari korban yang mungkin belum sempat mengungsi.

Namun, tiba-tiba terjadi luncuran lahar dingin dan awan panas disertai bau belerang. Usai tim melakukan koordinasi dengan Ketua FPRB, Joko/Aji, tim memutuskan membawa sekitar 20 warga (lansia, wanita dan balita) untuk kembali ke posko pengungsi.

Selama dua hari di zona merah tim berhasil mengevakuasi sekitar 30 warga dengan menggunakan ambulance dan mobil evakuasi milik BPBD. (red)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: