Aksi Pria Curi Ban Serep Mobil pada Sore Hari dalam Waktu Hitungan Detik Terekam CCTV

120

Jakarta Timur – Masyarakat di Cakung, Jakarta Timur, diingatkan untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan mereka di wilayah tersebut. Sebuah aksi nekat terjadi saat seorang pria pengendara motor berhasil mencuri ban serep mobil dalam waktu hitungan detik, tepat di tengah pemukiman warga pada sore hari. Kejadian ini terekam oleh kamera CCTV yang memantau sekitar area tersebut.

Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat seorang pelaku yang menggunakan sepeda motor berhenti di belakang salah satu mobil milik warga. Kejadian ini berlangsung pada Minggu sore kemarin di Kampung Buaran, Cakung, Jakarta Timur. Pelaku pertama-tama memastikan bahwa situasi sekitar aman karena beberapa warga melintas di sekitar wilayah tersebut.

Setelah merasa yakin, pelaku dengan cepat melancarkan aksinya. Dalam hitungan detik saja, dia berhasil mencopot ban serep yang berada di kolong mobil. Aksi ini dilakukan tanpa sepengetahuan warga sekitar, sehingga pelaku berhasil membawa kabur ban serep tersebut tanpa terdeteksi.

Anak dari pemilik mobil yang menjadi korban mengungkapkan bahwa ayahnya baru menyadari kejadian tersebut ketika hendak menggunakan mobilnya. Saat mereka melihat rekaman CCTV, mereka pun terkejut mengetahui bahwa ban serep mobil mereka telah digasak oleh pelaku yang tidak dikenal.

“Kami sangat terkejut dengan kejadian ini. Semuanya terjadi begitu cepat, dan kami merasa sangat tidak aman. Semoga pelaku segera ditangkap dan barang curian kami bisa kembali,” ujar Roki, anak korban.

Kawasan Cakung, Jakarta Timur, belakangan ini menjadi salah satu titik rawan aksi pencurian. Sebelumnya, telah terjadi kasus pencurian spion dan knalpot mobil yang meresahkan warga setempat.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan bekerjasama dengan pihak berwenang dalam rangka menjaga keamanan lingkungan. Semoga pelaku-pelaku aksi kejahatan segera bisa ditangkap dan wilayah tersebut kembali aman bagi masyarakat.