spot_img
Senin, Maret 16, 2026
Beranda BERITA VIDEO 4 Unit Bus Terpakir di Garasi Po Sahabat di Cirebon Terlalap Si...

4 Unit Bus Terpakir di Garasi Po Sahabat di Cirebon Terlalap Si Jago Merah

310

Cirebon – Kebakaran di Garasi Perusahaan Otobus Sahabat, yang berlokasi di Jalan Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, berhasil dipadamkan dengan cepat oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kabupaten Cirebon. Kejadian ini, yang disebabkan oleh korsleting arus listrik pada salah satu bus, telah berakhir tanpa menelan korban jiwa.

Kobaran api yang membesar dan kepulan asap hitam tebal yang menggulung ke udara membuat DAMKAR segera merespons. Petugas DAMKAR bekerja keras untuk mengendalikan situasi, dengan cepat menyemprotkan air ke empat unit bus yang terbakar. Tidak hanya itu, tetapi mereka juga berhasil mencegah api agar tidak merembet ke bus-bus lain yang terparkir di garasi tersebut.

Dalam insiden kebakaran ini, sekitar dua puluh unit bus yang terparkir di garasi tersebut juga dievakuasi untuk menjaga keamanan. Cuaca yang bertiup cukup kencang di daerah Plered, Cirebon, membuat evakuasi ini menjadi tindakan yang bijak untuk mencegah penyebaran api ke bus-bus lainnya.

Satu hal yang perlu disoroti dalam kejadian ini adalah tindakan cepat dan koordinasi yang baik antara petugas DAMKAR Kabupaten Cirebon. Mereka telah menunjukkan dedikasi mereka dalam menjaga keselamatan dan melindungi harta benda perusahaan, bahkan di tengah kondisi yang sulit.

Meskipun Perusahaan Otobus Sahabat mengalami kerugian materi yang cukup besar akibat empat bus yang terbakar, berita baiknya adalah bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ini adalah contoh bagaimana kerjasama tim yang solid dan penanganan cepat dapat mengurangi dampak buruk dari kejadian darurat seperti kebakaran.

Semoga perusahaan ini dapat pulih dengan cepat dan melanjutkan operasional bisnis mereka dengan semangat yang lebih kuat. Kita patut menghargai petugas DAMKAR Kabupaten Cirebon yang telah berjuang keras untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat serta harta benda perusahaan dalam situasi yang sulit ini.