spot_img
Selasa, April 28, 2026
Beranda EKONOMI 3.000 Driver Ojol Geruduk Surabaya, Long March Sidoarjo-DPRD Jatim Dikawal Ketat

3.000 Driver Ojol Geruduk Surabaya, Long March Sidoarjo-DPRD Jatim Dikawal Ketat

29
Foto: Arsip konvoi driver ojol di Surabaya. Ribuan driver ojol dari berbagai aplikator diperkirakan akan kembali turun ke jalan hari ini dengan rute Alun-alun Sidoarjo hingga Gedung DPRD Jatim.

SURABAYA – Selasa 28 April 2026 – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Surabaya hari ini, Selasa (28/4/2026). Aksi yang diperkirakan diikuti sekitar 3.000 massa gabungan dari berbagai komunitas ojol ini akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Pantauan di lapangan hingga pukul 07.00 WIB, situasi di titik kumpul awal masih terpantau lengang. Belum terlihat adanya pergerakan massa yang signifikan.

Rute Long March Sidoarjo-Surabaya
Berdasarkan informasi dari koordinator lapangan, massa akan mulai berkumpul di Alun-alun Sidoarjo pada pukul 09.00 WIB. Rombongan kemudian akan bergerak dalam konvoi menuju Bundaran Cito, Waru, sebelum melanjutkan _long march_ ke titik akhir aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya.

Aksi ini diikuti oleh aliansi driver dari berbagai aplikator seperti Grab, Gojek, Maxim, ShopeeFood, dan InDriver. Tak hanya dari Surabaya, sejumlah komunitas ojol dari Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto juga disebut akan bergabung.

Tuntutan Massa
Koordinator Aksi, Bayu Setiawan dari Front Driver Online Jawa Timur, menyebut ada 3 tuntutan utama yang akan disuarakan:

1. Penolakan potongan aplikasi di atas 15% yang dinilai memberatkan pengemudi.
2. Penetapan tarif dasar bersih minimal Rp3.000/km untuk seluruh aplikator.
3. Legalitas dan jaminan perlindungan kerja bagi mitra pengemudi ojol.

β€œKami sudah capek. Potongan makin besar, orderan sepi, harga kebutuhan naik. Ini aksi damai untuk menyuarakan jeritan kami,” tegas Bayu saat dihubungi terpisah.

Pengamanan & Rekayasa Lalin

Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Sugiharto, menyatakan pihaknya telah menyiagakan 1.200 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.

β€œKami imbau masyarakat menghindari rute Sidoarjo-Waru-Ahmad Yani-Darmo-Indrapura mulai jam 09.00 hingga 16.00 WIB. Akan ada rekayasa lalu lintas situasional,” ujarnya. Pengendara disarankan melintas via Tol atau jalur MERR.

Hingga berita ini diturunkan pukul 07.15 WIB, arus lalu lintas di sekitar Alun-alun Sidoarjo dan Bundaran Cito masih terpantau normal. Aparat kepolisian sudah mulai bersiaga di titik-titik rawan. (Haq)