Tulungagung – Seekor Lutung Jawa betina, yang selama ini dipelihara dengan baik oleh keluarga Turmudi, warga Kelurahan Tretet, Kabupaten Tulungagung, kini diserahkan untuk rehabilitasi. Lutung tersebut diperoleh anaknya saat bekerja di Lampung. Saat itu, satwa yang dilindungi ini ditemukan saat induknya mati, dan kemudian dikirim ke Tulungagung untuk dipelihara oleh keluarganya.
Sejak tahun 2017, Lutung yang diberi nama Beti ini menjadi bagian dari keluarga Turmudi. Namun, melihat kondisi Lutung yang mulai merasa frustrasi karena tidak memiliki pasangan, Turmudi berinisiatif menyerahkan Lutung tersebut kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat untuk direhabilitasi.
“Lutung ini kerap emosi saat birahi muncul dan tidak ada pasangan,” ungkap Turmudi.
Lutung tersebut kemudian dievakuasi oleh Lembaga Cinta Satwa dan Konservasi Cakra Tulungagung. Satwa ini akan dibawa ke Pusat Rehabilitasi Lutung di Java Langur Center, yang berada di Batu, Malang.
“Nantinya, satwa ini akan diobservasi terlebih dahulu dan diperiksa kesehatannya. Jika memungkinkan, satwa ini akan dilepasliarkan kembali,” kata Yuga Hermawan, Ketua Cakra Tulungagung.
Lutung Jawa merupakan salah satu satwa yang dilindungi oleh Undang-Undang. Satwa ini mulai langka di habitat aslinya.







