Wali Kota Madiun Terima Rekomendasi DPRD Terkait LKPj 2022 dan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

82
Wali Kota Madiun Terima Rekomendasi DPRD Terkait LKPj 2022 dan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Wali Kota Madiun Terima Rekomendasi DPRD Terkait LKPj 2022 dan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

MADIUN – Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Madiun atas Raperda Kota Madiun mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2022 terus berlanjut. Dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Madiun, Selasa (18/4), agenda utama adalah mendengarkan rekomendasi DPRD Kota Madiun terkait LKPj 2022.

Salah satu rekomendasi yang menjadi perhatian adalah peningkatan indeks Gini, yang mengukur tingkat ketimpangan pendapatan di suatu wilayah. Indeks Gini Kota Madiun pada 2021 tercatat 0,345, sementara pada 2022 mencapai 0,37. Meski peningkatan tersebut tidak signifikan, hal ini menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat Kota Madiun semakin meningkat.

Wali Kota Madiun menjelaskan bahwa situasi ini merupakan fenomena umum yang terjadi di daerah berbentuk kota, mengingat heterogenitas pekerjaan penduduk kota. “Sebagai kota jasa dan perdagangan, mayoritas penduduk di Kota Madiun bekerja sebagai karyawan kantor dan juga pengusaha. Pun, ada pengusaha skala kecil maupun besar. Karenanya, tak heran angka ketimpangan pendapatan cukup terlihat,” ujarnya.

Wali Kota Madiun mengapresiasi rekomendasi yang diberikan oleh DPRD dan menganggapnya sebagai masukan objektif serta jeli. “Saya terima kasih sekali kepada dewan. Artinya, dewan objektif dan jeli. Dengan begini kita jadi tahu masih ada kekurangan di bidang ini,” ungkap Wali Kota.

Dalam upaya mengatasi ketimpangan pendapatan, Wali Kota Madiun berkomitmen untuk meningkatkan derajat pengusaha kecil agar menjadi semakin besar. Hal ini diharapkan dapat membantu mengecilkan kesenjangan pendapatan antara berbagai kelompok masyarakat di Kota Madiun.