
MADIUN – Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Hal ini terwujud dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung GCIO Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun pada Rabu (27/9).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Selain itu, juga tampak hadir pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Madiun.
Acara ini merupakan bagian dari upaya evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dalam penilaian interview ini, Kemenpan RB menggandeng sejumlah perguruan tinggi sebagai asesor pusat. Mereka bertugas untuk mengklarifikasi dan memvalidasi dokumen-dokumen sebagai bukti penilaian yang telah dihimpun dari sejumlah perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Madiun.
Dalam paparannya, Wali Kota Maidi bersama Sekda Soeko Dwi Handiarto menyampaikan capaian dan program-program yang telah dijalankan. Mereka juga mengungkapkan hasil self-assessment Sistem Pengelolaan Berkas Elektronik (SPBE) Kota Madiun.
Evaluasi ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengelolaan SPBE di Kota Madiun agar dapat berjalan lebih baik lagi. SPBE sendiri merupakan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan Peraturan Presiden No. 95 tahun 2018.
Penerapan SPBE ini memiliki tujuan utama, yaitu menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan dapat dipercaya kepada masyarakat.
Dalam suasana yang penuh semangat dan harapan, Kota Madiun terus bergerak maju menuju pemerintahan yang modern dan efisien, dengan berfokus pada pelayanan yang lebih baik kepada seluruh warganya. Semua pihak berharap bahwa evaluasi ini akan membawa perubahan positif yang signifikan dalam tata kelola pemerintahan Kota Madiun.







