spot_img
Minggu, Mei 3, 2026
Beranda RAGAM BERITA Usai di Protes Warga, Malam Hari Barikade Besi di Jalan Stasiun diambil...

Usai di Protes Warga, Malam Hari Barikade Besi di Jalan Stasiun diambil Satpol PP

47

MADUTV, KEDIRI β€” Akhirnya Pemerintah Kota Kediri melalui Satpol PP melakukan pengambilan Pagar Besi Barikade yang sempat dipasang di Jalan Stasiun Kota Kediri.Pengambilan dilakukan Kemarin Malam (8/1/2026) hingga dini hari (9/1/2026). Pengambilan Pagar Barikade yang dipasang Dinas Perhubungan di Jalan Stasiun kemarin sempat mendapatkan Protes sejumlah warga RW 7 Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota Kediri karena dianggap oleh warga sebagai bentuk tindakan yang diluar rapat kordinasi yang digelar dirumah Ketua RW 7 karena tidak ada keputusan apapun sebelumnya.

Hal itu diungkapkan Mujianto Ketua RW 7 Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota Kediri yang mengaku sejauh ini kembali seperti semula namun satu arah sudah ditaati oleh pengguna jalan serta warga,namun untuk parkir kendaraan belum ada keputusan diperbolehkan didepan toko atau harus terpusat di eks Pasific.

“Kami sebenarnya tetap mendukung program pemerintah namun kalau kebijakan yang merugikan warga asli di Jalan Stasiun dari sisi usaha yang dimiliki warga asli,”tandasnya.

Lebih lanjut Antok panggilan akrab Ketua RW 7 menegaskan, sebaiknya petugas Parkir dari Dinas Perhubungan untuk aktif mengarahkan bagi warga yang berkepentingan ke stasiun untuk bisa memilih parkir di eks Pasific atau ke areal Parkir stasiun langsung , untuk tidak parkir di depan toko usaha atau rumah warga setempat, baik saat mengantar maupun menjemput dari kepentingan stasiun.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pemasangan pagar pembatas tersebut merupakan bagian dari skema awal uji coba penataan kawasan. Namun, setelah dilakukan evaluasi singkat di hari yang sama serta mempertimbangkan aspirasi masyarakat sekitar, Pemerintah Kota Kediri memutuskan melakukan penyesuaian pengaturan di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arif Cholisudin, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan hal wajar dalam proses uji coba yang memang dirancang fleksibel dan adaptif.

β€œIni masih uji coba. Jadi wajar kalau terjadi penyesuaian. Atas masukan warga agar kawasan tetap terlihat indah dan tidak terkesan kaku, pagar pembatas kami copot sementara. Semua ini akan terus kami evaluasi,” jelas Cholis sapaan Kadishub Kota Kediri.

Uji coba penataan Jalan Stasiun ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat untuk menemukan formula penataan kawasan pusat kota yang paling ideal β€” tertib, nyaman, estetis, dan tetap berpihak pada aktivitas warga.

“Ya mungkin belum terbiasa saja dari proses uji coba ini, kedepannya tempat tersebut harus steril dari Kendaraan dan bagi warga yang belanja di Jalan Stasiun tersebut kedepannya mungkin akan terbiasa dengan penerapan kebijakan itu,”jelasnya. (Ef)