spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda Jawa Timur Bupati Maryoto Birowo Hadiri Pengukuhan FPRB Kabupaten Tulungagung

Bupati Maryoto Birowo Hadiri Pengukuhan FPRB Kabupaten Tulungagung

269

Tulungagung – Kamis 14 Oktober 2021, di Gedung pertemuan Winna joglo  jam 10.00 WIB telah dilaksanakan Pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Periode 2021-2024. Hadir pada acara pengukuhan ini Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, beserta jajaran Forkompinda, turut hadir dalam rombongan Bupati Tulungagung yakni, Kapolres Tulungagung, Dandim 0807, Sekretaris Daerah dan Kalaksa BPBD Tulungagung.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Tulungagung itu punya pegunungan dan pesisir. Sering kali terjadi bencana banjir, angin puting beliung dan bahkan ancaman bencana tsunami. Ia menyebut penanggulangan bencana tidak hanya dapat mengandalkan peran dari pemerintah, tetapi juga masyarakat. Di samping juga kalangan usahawan, akademisi dan media.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengingatkan betapa penting kegiatan pengurangan risiko bencana. Apalagi Kabupaten Tulungagung secara topografi dan geografi merupakan daerah rawan bencana alam.

Ia berharap banyak dengan keberadaan FPRB yang baru terbentuk tersebut dalam kegiatan pengurangan bencana di Kabupaten Tulungagung. Termasuk dalam pengurangan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Tulungagung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Suroto, mengungkapkan keberadaan FPRB Tulungagung dapat menjadi mitra dari pemerintah. Mereka beranggotakan 54 organisasi relawan di Tulungagung. Pemerintah berharap mereka dapat memberi masukan dan saran yang konstruktif pada pemerintah dalam penanggulangan bencana mulai dari pra, saat dan paska bencana.

Peran FPRB Tulungagung, lanjut dia, dalam penanganan bencana akan lebih banyak pada pra bencana. Terlebih jumlah desa tangguh bencana di Kabupaten Tulungagung masih minim.

Sementara itu Di tempat yang sama, Sekjen FPRB Jatim, catur Sudarmanto alias Mbah Darmo menyatakan, siap mengawal dan membantu BPBD kabupaten/kota dalam proses pembentukan FPRB di daerah.

Sedangkan Ketua koordinator FPRB Tulungagung Susanto menyampaikan, FPRB akan bersinergi dalam berbagai kegiatan pengurangan bencana. Tentunya yang terlaksana oleh pemangku kepentingan di Kabupaten Tulungagung. Berusaha mengembangkan kerjasama untuk mewujudkan ketangguhan dan kepedulian masyarakat Kabupaten Tulungagung. Utamanya dalam menghadapi resiko bencana. Melalui pendekatan desa tangguh bencana, dapat terbentuk keluarga keluarga tangguh bencana. Hal ini menjadi pokok karena pengulangan bencana saat ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi sudah menjadi tanggung semua elemen masyarakat. (Snt)