Sumedang – Belasan rumah warga di Dusun Antaria Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mengeluhkan tembok rumah retak akibat terdampak pembangunan Tol Cisumdawu.
Dilansir dari tribunjabar.id, retakan-retakan itu diduga kuat diakibatkan oleh deru deram kendaraan dan mesin-mesin yang dioperasikan dalam pembangunan jalan Tol Cisumdawu.
Pembangunan jalan Tol Cisumdawu nyaris selalu menghadapi kendala longsor dan tanah ambles di Desa Sirnamulya. Namun kini, pembangunan dikebut demi melayani para pemudik lebaran 2022.
Pemerintah dan pengembang jalan tol membuka ruas jalan tersebut sehingga pemudik dari pintu tol Cileunyi bisa keluar di Cimalaka.
Salah satu warga di kawasan tersebut, Asep Apendi (40) menunjukkan bagaimana kerusakan di rumahnya yang kini berada di lereng. Retakan terlihat memanjang ke atas di dinding luar rumahnya itu. Di pinggir rumahnya sekitar 10 meter, adalah jalan yang digunakan untuk lalu lintas truk penganggkut tanah keluar dari area proyek.
Dia mengatakan ada 13 rumah yang mengalami kerusakan akibat adanya proyek tol tersebut. Kini, setiap kali hujan deras, mereka turut waswas, khawatir rumah mereka yang berada di atas area tol ambrol ke bawah.(red)







