Kediri – Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) temukan dua alat berat penambangan galian C yang disembunyikan di balik bukit di lereng Gunung Kelud Kediri. Selain itu, tim juga mengalami kejadian terjebak di pasir hisap yang ada diarea sekitar tambang.
Merespon aduan masyarakat maraknya tambang galian C, tim gabungan melakukan pengecekan ke lokasi. Pasalnya, penambangan galian C di lereng Gunung Kelud bisa mengganggu ekosistem alam.
Tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penambangan yang berada di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Selasa (1/2/2022) kemarin.
Dari hasil sidak, tim gabungan tidak menemukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut.ย Tim gabungan itu terdiri dari FPRB Kabupaten Kediri, BPBD, Tni-Polri. Ketua FPRB Kab Kediri menjelaskan, tim gabungan menuju ke titik pertama di lokasi penambangan galian C yang berada di Desa Sepawon Kecamatan Plosoklaten dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.
Tim menemukan bekas pipa air yang sudah terputus dan bekas longsor di tebing. Dari hasil pengecekan, FPRB Kabupaten Kediri melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah strategis guna penyelamatan lingkungan. (me)







