BANYUWANGI β Ratusan warga Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk Perkebunan Jatirono PTPN XI. Warga yang kebanyakan merupakan korban banjir bandang itu hendak mempertanyakan kejelasan rencana relokasi pemukiman warga yang ambruk diterjang banjir. Aksi itu dilakukan pada Senin (21/11/2022) pagi.
Massa aksi yang tergabung dalam Forum Peduli Kalibaru melakukan long march dengan melewati Kantor Desa Kalibaru Wetan. Mereka akan berorasi di pintu masuk Perkebunan Jatirono PTPN XII atau dibatas antara perkampungan warga dengan kebun.
Aksi dilakukan untuk menyampaikan sejumlah poin pada pihak managemen Perkebunan PTPN XII, salah satunya terkait dengan kejelasan relokasi warga terdampak banjir yang menerjang Desa Kalibaru Wetan pada 3 November 2022 lalu.
Kordinator Demo Muhammad Taufan menjelaskan jika aksi ini dilakukan lantaran sudah 18 hari pasca banjir bandang menerjang belum ada kejelasan terkait relokasi yang dijanjikan dan hingga saat ini hanya proses administrasi saja yang berjalan.
Aksi ini juga untuk mendesak agar pihak PTPN XII segera melepas proses administrasi dari tanah hgu yang dijadikan permukiman warga serta peralihan komoditi tanam dari tebu ke tanaman agroforestri atau tanaman keras, seperti kakao ataupun karet.
Jika tuntutan mereka tidak ditanggapi oleh pihak Managemen PTPN XII maka aksi akan dilakukan dengan masa yang lebih banyak dan besar serta akan melaporkan kepihak kepolisian karena ada unsur pidana yang merugikan banyak masyarakat.
Perwakilan PTPN XII Sanuri menyebutkan akan segera menyampaikan apa yang menjadi tuntutan warga ke jajaran Direksi PTPN XII yang ada di Surabaya pada Selasa (22/11/2022). Terkait masalah relokasi, dirinya mengakui jika proses administrasi masih tersendat ditingkat kementrian. Akan tetapi proses koordinasi antara pihak PTPN XII dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah berjalan.







