
Tulungagung, 14 Desember 2023 – Di balik gemerlap sinar matahari dan rindangnya pepohonan, terletak sebuah keajaiban alam yang telah menjadi tumpuan masyarakat di wilayah empat desa sekitar. Telaga Buret, dengan luas tidak lebih dari 100 meter persegi, menjelma menjadi sumber mata air melimpah yang mampu mengairi ratusan hektar sawah warga di empat desa sekitar, yakni Desa Sawo, Gedangan, Gamping, dan Ngentrong di Kecamatan Campurdarat.
Keistimewaan Telaga Buret tidak hanya menjadi berkah bagi pertanian warga, melainkan juga menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya. Setiap kali keajaiban alam ini terjadi, warga sekitar dengan penuh syukur menggelar tradisi adat ulur-ulur di lokasi tersebut, menggambarkan rasa terima kasih mereka terhadap karunia alam yang selalu melimpah.
Sudarmi, seorang nenek yang berasal dari Desa Ngentrong, dengan penuh kagum menyampaikan bahwa Telaga Buret telah menjadi penopang hidup bagi masyarakat di sekitarnya. Meskipun berukuran kecil, air yang mengalir dari telaga ini tak pernah terputus, senantiasa menyuburkan lahan pertanian dan memastikan kelangsungan hidup warga. Sudarmi menambahkan bahwa pemerintah, sejak tujuh tahun lalu, telah memberikan perhatian serius dengan menambahkan fasilitas seperti toilet dan musholla, serta merekonstruksi sekitar telaga untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri dan indah.
“Sungguh, keajaiban Telaga Buret ini telah kami rasakan bertahun-tahun. Meskipun berukuran kecil, airnya tak pernah berhenti mengalir dan terus menyuburkan sawah-sawah kami,” ujar Sudarmi dengan senyum di wajahnya.
Keberadaan Telaga Buret tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi destinasi rekreasi bagi warga setempat. Flora dan Annise, dua pelajar yang sering singgah di sini, mengakui keindahan alam Telaga Buret yang asri. Mereka senang berada di bawah pepohonan sambil merasakan sejuknya udara di sekitar telaga. Meski demikian, mereka juga bercerita dengan penuh tawa ketika terkejut oleh kehadiran monyet yang suka mampir.
“Seringkali kami datang ke Telaga Buret untuk merasakan ketenangan alam dan menyegarkan pikiran. Hanya saja, kadang-kadang ada kejutan dari monyet yang suka muncul,” ungkap Flora dan Annise sambil tertawa ceria.
Telaga Buret, dengan keajaibannya yang tak terhingga, menjadi cermin keberhasilan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan dan memanfaatkan alam dengan bijak. Semoga keberkahan dari Telaga Buret terus mengalir dan memberikan inspirasi untuk melestarikan kekayaan alam Indonesia.







