Surabaya – Sebuah rumah dua lantai di kawasan padat penduduk Jalan Tambaksari Selatan 4, Nomer 11, Surabaya, roboh Rabu pagi. Tiga penghuni rumah tertimbun reruntuhan tembok dan kayu. Satu satu korban meninggal dunia saat di perjalanan menuju rumah sakit.
Rumah roboh berukuran 3 kali 11 meter ini roboh dan menimbun tiga penghuninya, yakni Fitri Rina Wulandari (38 tahun), Nanik Suwarni (58 tahun) dan Noval (14 tahun). Petugas Damkar sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi ketiga korban karena tubuhnya yang tertimbun reruntuhan tembok.
Korban pertama yang berhasil terevakuasi petugas adalah Noval, yang langsung dilarikan ke RSU Dokter Sutomo. Selanjutnya, korban kedua yang berhasil dievakuasi Fitri Rina Wulandari, ibu dari Noval. Saat melakukan evakuasi, korban tersebut dalam kondisi kritis. Dan korban ketiga yang terevakuasi petugas Damkar yakni Nenek Suwarni.
Warga dan tetangga sempat mendengar suara keras dari dalam rumah korban. Tak berselang lama sempat terdengar orang minta tolong.
Kapolsek Tambaksari Surabaya, Kompol Muhammad Ahyar menjelaskan, dari ketiga korban yang tertimbun dan berhasil terevakuasi langsung membawanya ke RSU Dokter Sutomo. Namun, satu korban atas nama Fitri Rina Wulandari meninggal dunia di ambulan saat dalam perjalanan menuju RSU Dokter Sutomo.
Usai kejadian, petugas langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi agar lokasi kejadian tidak terlalui oleh warga. Dugaan sementara robohnya rumah tersebut karena bangunan sudah lama dan lapuk, karena lantai dua terbuat dari papan kayu. (mf)







