Kediri – Masyarakat dibuat panik setelah minyak goreng dan sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan. Kini, giliran bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan turut membuat persoalan di masyarakat.
Dilansir dari tribunnetwork seperti yang terlihat di salah satu SPBU di wilayah Bringin Pare Kediri, tepatnya di SPBU di depan Terminal Pare. Warga rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, bahkan mengular hingga ke jalan raya.
Diketahui, sejak 1 April 2022, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM jenis Pertamax dari 9000 perliter menjadi 12500 perliter. Untuk Pertalite tetap di angka 7600 perliter dan untuk BBM jenis Turbo naik menjadi 14500 perliter. Sedangkan untuk bahan bakar jenis Solar tidak mengalami kenaikan, yaitu tetap di angka 5.150 perliter.
Antrean cukup panjang tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat, terutama kendaraan angkutan barang. Antrian sudah terjadi sejak sekitar pukul setengah 6 pagi. Warga diminta untuk tidak panic buying agar stok BBM tetap aman di pasaran.
Warga berharap meskipun harga BBM naik namun ketersediaan BBM di pasaran tetap aman. Selain itu, warga juga berharap agar segera ada solusi terbaik mengenai permasalahan bahan bakar saat ini. Sebab warga khawatir jika BBM terus mengalami kenaikan akan berimbas pada kenaikan harga komoditas kebutuhan pokok lainnya. (red)







