
TULUNGAGUNG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam memberikan kemudahan akses izin usaha bagi masyarakat di tingkat desa. Melalui inisiatif positif berupa sosialisasi Masyarakat Otonom Sistem Sederhana Keliling (MOSS KELING) dan Bimbingan Teknis (BIMTEK) tentang izin usaha melalui Aplikasi Online Single Submission (OSS) RBA, pemerintah kabupaten berupaya mewujudkan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan MOSS KELING, DPMPTSP Kabupaten Tulungagung dengan tegas menyuarakan komitmennya untuk membawa informasi terkait peluang usaha hingga ke pelosok desa. MOSS KELING diharapkan dapat menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat desa, memberikan warga akses kepada informasi yang diperlukan untuk mengembangkan potensi lokal mereka.
Tak hanya itu, DPMPTSP juga menggelar BIMTEK terkait penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Aplikasi OSS RBA bagi sekretaris desa dan operator pelayanan desa. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan sumber daya manusia di tingkat desa dalam mengelola izin usaha dengan lebih efektif.
Para peserta aktif yang terlibat dalam proses perizinan usaha di tingkat desa, yaitu sekretaris desa dan operator pelayanan desa, turut hadir dalam kegiatan ini. Harapannya, melalui pemahaman yang lebih baik terhadap Aplikasi OSS RBA, mereka dapat menjadi agen perubahan yang mempermudah warganya dalam memulai atau mengelola usaha.
Sosialisasi ini bukan hanya sekadar langkah, tetapi sebuah tonggak positif dalam membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat di tingkat desa. DPMPTSP Kabupaten Tulungagung berharap bahwa dengan adanya MOSS KELING dan BIMTEK OSS RBA ini, perekonomian di desa-desa dapat tumbuh dan berkembang, memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Melalui kolaborasi yang erat, Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa perubahan yang dihasilkan dapat menciptakan peluang baru dan mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat desa.







