
Lamongan – Warga Glagah Lamongan kembali berhadapan dengan cobaan berat saat si jago merah berkobar dan menyambar 3 rumah di Desa Medang, Kecamatan Glagah. Meskipun api berhasil melalap 2 dari 3 rumah tersebut, semangat gotong-royong dan kerja keras petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang dahsyat tersebut.
Kronologi kejadian menggambarkan awal mula kobaran api berasal dari rumah milik Zaenal Arifin. Dalam waktu singkat, api dengan cepat menjalar dan menyambar rumah tetangga, Abdul Syaifudin dan Arkan. Kondisi cuaca panas dan angin kencang membuat upaya pemadaman oleh warga sekitar terhambat, namun semangat untuk melawan terus berkobar.
Saksi mata kejadian, Suroso (46), melaporkan bahwa upaya warga dalam memadamkan api sempat terkendala oleh keterbatasan alat yang tersedia. Namun, dalam waktu singkat, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan mobil pemadam yang siap beraksi. Dalam sebuah aksi koordinasi yang solid, api yang membahayakan tersebut berhasil dipadamkan setelah dua jam melalui usaha gigih para petugas.
Akibat kebakaran ini, rumah milik Zaenal Arifin dan Abdul Syaifudin harus dilupakan, hanyut dalam kobaran si jago merah yang membara. Namun, ada silver lining di tengah kejadian tragis ini, di mana rumah milik Arkan hanya mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Iptu Bambang Siswoyo, Kapolsek Glagah, menyatakan dalam keterangannya bahwa penyebab dugaan kebakaran ini berasal dari korsleting listrik yang berawal dari rumah milik Zaenal Arifin. Dugaan tersebut menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut untuk menghindari kemungkinan kejadian serupa di masa mendatang.
Meskipun api merenggut sebagian harta dan kenangan, semangat gotong-royong dan perjuangan para petugas pemadam kebakaran telah membuktikan bahwa kerjasama dalam menghadapi cobaan dapat mengatasi bahkan situasi paling sulit sekalipun. Kehangatan solidaritas warga dan profesionalisme petugas pemadam kebakaran telah menginspirasi banyak orang, mengingatkan kita bahwa dalam kegelapan selalu ada cahaya harapan yang bersinar terang.







