Blitar – Kepala Desa Karangsono, Tugas Nanggolo Yudo mengaku kecewa akibat Bupati Blitar, Riny Syarifah tidak hadir dalam sarasehan petani dalam pembahasan kelangkaan pupuk bersubsidi. Selaku kepala daerah sudah seharusnya ikut membantu untuk mencarikan solusi bagi para warganya.
Bertempat di gedung Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karangsono Kanigoro, Kabupaten Blitar, sarasehan dengan tema โPupuk Bersubsidi Dipersulit, Petani Terlilitโ untuk menampung aspirasi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Petani berharap mendapatkan jalan keluar dari pemerintah Kabupaten Blitar.
Namun, dalam kegiatan sarasehan tersebut Bupati Blitar tidak hadir dalam kegiatan tersebut.
Sementara, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, Nevi Setyabudiningsih mengatakan, belum ada aturan jelas untuk alokasi pendistribusian pupuk bersubsidi di Kabupaten Blitar. Namun pemerintah daerah sudah mengupayakan dengan membuat surat keputusan Bupati Blitar meski kesediaan pupuk bersubsidi sudah tersedia.
Meski pemerintah pusat telah melakukan alokasi sesuai dengan rencana definitif kelompok tani, namun di wilayah Kabupaten Blitar sendiri permasalahan ini masih sering terjadi dan diduga adanya permainan di balik kelangkaan pupuk bersubsidi. (sr)







