spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda Jawa Timur Rumah Bupati Jember Kembali Digenangi Banjir Akibat Luapan Sungai Jompo

Rumah Bupati Jember Kembali Digenangi Banjir Akibat Luapan Sungai Jompo

189

Jember – Banjir kembali terjadi di Jember Senin (17/1/2022) akibat hujan deras dan menyebabkan daerah aliran sungai (das) Jompo meluap drastis tanpa ada tanda dan meluber ke sejumlah tempat di sekitar sungai.

Luapan tersebut membuat jembatan sementara di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi terputus. Jembatan tersebut di antaranya jembatan bambu yang melintang di Sungai Jompo di Desa Klungkung. Jembatan itu awalnya permanen, namun ambruk pada Februari 2020. Sebelumnya, pada Februari 2021, jembatan kayu dan bambu itu pernah hanyut dan kini kembali diterjang sekitar pukul 17.00 WIB.

Selain menghanyutkan jembatan bambu, derasnya air kali Jompo juga meluap ke permukiman warga di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, di kawasan RT 23 dan RW 24 Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Banjir juga kembali menggenangi halaman rumah pribadi Bupati Jember, Hendy Siswanto di Jl, Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember. Kini, genangan air di rumah bupati sudah dikuras dan disedot oleh petugas BPBD Jember dan Damkar Jember.

Hendy mengaku, rumahnya sudah dua kali terendam banjir. Yaitu pada 26 Februari 2021 lalu. Untuk itu, menurutnya sangat perlu memikirkan cara mengatasi banjir di Jember secara menyeluruh. Tidak hanya di kawasan sekitar rumahnya, namun juga di sejumlah kecamatan yang kerap terjadi banjir. Ia berencana melakukan pemetaan aliran air dari Pengunungan Argopuro.

Sementara, dari adanya bencana tersebut petugas gabungan yang terdiri dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jember, relawan, Polri, sampai personel TNI masih terus berjaga di sejumlah lokasi, terutama di sepanjang aliran sungai. (red)