spot_img
Senin, Mei 4, 2026
Beranda BERITA VIDEO Resmikan SPAL- DT Losari, Presiden : Penting untuk Pengelolaan Air Limbah Ramah...

Resmikan SPAL- DT Losari, Presiden : Penting untuk Pengelolaan Air Limbah Ramah Lingkungan

218

MAKASSAR, MADU TV- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), secara resmi meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (22/02/2024). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menekankan urgensi sistem pengelolaan air limbah ini sebagai langkah penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. “Pentingnya SPAL-DT Losari ini untuk mengelola air limbah cair agar ramah lingkungan, meningkatkan kualitas air, dan meningkatkan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga menyoroti manfaat positif dari operasional SPAL-DT ini, yaitu meningkatnya integritas penanganan air limbah di Kota Makassar, menciptakan kota yang lebih bersih, dan secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan, air tanah, dan air baku. “Dengan beroperasinya sistem pengelolaan air limbah domistik terpusat ini, penanganan air limbah semakin terintegritas, dan Kota Makassar semakin bersih, kualitas lingkungan, kualitas air tanah dan air baku, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kita,” tambahnya.

Dibangun mulai tahun 2019 hingga 2023 dengan biaya mencapai Rp1,2 triliun, SPAL-DT diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat terhadap permasalahan pencemaran lingkungan di Kota Makassar. Lebih lanjut, sistem ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi rumah tangga di sekitarnya.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Keberadaan para pejabat ini menandai komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.