
PROBOLINGGO β Gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Probolinggo dibuka secara resmi oleh Wali Kota Probolinggo, Sabtu (17/12/2022) malam. Sebanyak 288 peserta mengikuti Gelaran MTQ tersebut.
Pembukaan MTQ tingkat Kota Probolinggo ini digelar di Lapangan Kademangan, Kelurahan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, diawali dengan menyanyikan Mars Musabaqah Tilawatil Qur’an oleh para santriwan, dan sambutan dari Kabag Kesra Pemkot Probolinggo Agus Dwiwantoro.
Kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Habib Nazib bin Hasan Al Haddad. Hadir pula para pengasuh ponpes se-Kota Probolinggo, ulama dan tokoh agama, pengurus MUI dan ormas islam lainnya.
Dalam laporannya, Kabag Kesra Pemkot Probolinggo Agus Dwiwantoro menyampaikan bahwa MTQ ini digelar selama dua hari yakni, Sabtu (17/12/2022) β Minggu, (18/12/2022).
Adapun pelaksanaannya digelar di sejumlah tempat, di antaranya Pendapa Kecamatan Kademangan, Pendapa Kelurahan Kademangan, SDN Kademangan 1, 2, 4, dan Pondok Pesantren Azidan Barokatu Zainil Hasan.
Lomba membaca ayat Alquran dengan suara merdu ini, diikuti sebanyak 288 peserta yang sudah terpilih dari setiap kelurahan untuk mewakili kecamatan masing-masing, yakni dari Kecamatan Kademangan, Mayangan, Kanigaran, Kedopok, dan Kecamatan Wonoasih.
Ratusan peserta tersebut berlomba di sejumlah cabang, di antaranya cabang tartil putra-putri, cabang tahfidz Alquran putra-putri yang terdiri dari golongan 1 juz tilawah, golongan 5 juz tilawah, golongan 10 juz, dan golongan 20 juz. Selanjutnya, cabang syarhil Alquran (MSQ) ,cabang fahmil Alquran (MFQ), cabang khat Alquran putra-putri terdiri dari golongan naskah penulisan ayat ayat Alquran putra-putri, golongan hiasan mushaf, serta golongan dekorasi dan kontemporer.
MTQ ke-30 tingkat Kota Probolinggo ini memiliki sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa, meningkatkan pemahaman penghayatan kandungan alquran dan peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Tujuan lain, yakni untuk mengembangkan minat dan bakat peserta, serta melestarikan seni dan budaya bangsa Indonesia dan umat islam dalam membaca alquran (Qira’at Alquran), menghafalkannya (Hfidz Alquran), dan memahaminya (Fahm Alquran).
Para peserta akan dinilai secara langsung oleh para ustaz/ustazah dan mubalig yang ahli di bidang masing-masing. Diharapkan nantinya para peserta bisa benar-benar siap mewakili Kota Probolinggo dalam lomba MTQ di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam pembukaan MTQ ke-30 tingkat Kota Probolinggo juga diserahkan Alquran Akbar berukuran raksasa dari yayasan ilmu-ilmu Alquran Wonosobo ke Pemerintah Kota Probolinggo.
Sebelum diserahkan, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin lebih dulu menulis harakat dalam Alquran berukuran 1×1,5 meter tersebut. Alquran tersebut ditulis tangan, dan diproduksi selama 7 bulan.
Dalam acara MTQ ke-30 Kota Probolinggo, panitia juga melibatkan UMKM di Kecamatan Kademangan yang menyediakan produk olahan rumahan khas Kecamatan Kademangan untuk memberdayakan dan mengenalkan produk UMKM Kecamatan Kademangan.







