spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda Blitar Ratusan Massa FMBR Gruduk Polres Blitar Kota, Bawa Bunga Hingga Lakukan Hal...

Ratusan Massa FMBR Gruduk Polres Blitar Kota, Bawa Bunga Hingga Lakukan Hal Tak Terduga

183

BLITAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Blitar Raya (FMBR) menggeruduk Polres Blitar Kota, Senin (6/2/2023).

Sebelumnya mereka melakukan long march dari arah Jalan Ir Soekarno menuju markas Polres Blitar Kota yang berada di Jalan Panglima Sudirman kota Blitar.

Sesampainya di Mapolres Blitar Kota, mereka berorasi sambil membentangkan dua buah spanduk berukuran raksasa.

Usai berorasi, mereka mendesak Kapolres Blitar Kota untuk keluar menemui massa aksi.

Usai Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono keluar massa kemudian melakukan aksi tak terduga. Salah seorang massa langsung maju dan memberikan sebuah rangkaian bunga kepada Kapolres Blitar Kota.

Rupanya aksi yang digelar di Polres Blitar Kota itu adalah bentuk dukungan dan apresiasi kepada Polres Blitar Kota dan Polda Jatim atas pengungkapan kasus perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar beberapa waktu lalu.

“Ini sebagai bentu apresiasi atas terungkapnya kasus perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar yang berhasil mengamankan pelaku termasuk aktor intelektualnya,” ujar koordinator aksi Trianto.

Dia menambahkan, selain kasus-kasus besar polisi juga harus mengungkap kasus yang korbannya rakyat jelata. Salah satunya kasus surat palsu KPK yang pernah menghebohkan Kabupaten Blitar beberapa tahun lalu.

“Kami mendesak jangan hanya kasus-kasus besar yang korbannya pejabat. Namun semua kasus yang korbannya rakyat jelata juga jangan sampai dilupakan. Termasuk surat palsu KPK yang sempat heboh di Kabupaten Blitar yang sampai saat ini belum terungkap aktor dibaliknya,” tegas Trianto.

Sementara usai menerima rangkaian bunga dari perwakilan massa Kapolres Blitar Kota mengatakan, pihaknya sejak awal pengungkapan kasus tetap berjalan pada rail secara terbuka dan transparan.

“Terkait penarikan kasus ke Polda itu juga bukan karena ada sesuatu terapi agar lebih mudah proses penyelidikannya karena pelaku sudah menyebar kesana kesini,” pungkasnya.(sk)