
Bekasi – Kebakaran besar melanda kawasan pemulungan di Kampung Tanah Garapan, Caman, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Asap hitam pekat yang membubung tinggi dan nyala api yang terlihat dari kejauhan menjadi pertanda besarnya kebakaran tersebut.
Ditengah kondisi yang semakin kritis, petugas pemadam kebakaran dengan bantuan warga setempat berusaha bahu-membahu memadamkan api. Namun, upaya tersebut tampaknya tidak mudah. Salah satu faktor yang menyebabkan api cepat membesar adalah material yang terbakar di lapak pemulungan. Material tersebut didominasi oleh kayu, pengolahan limbah plastik, serta tumpukan sampah.
“Api tiba-tiba langsung membesar,” kata Bambang, salah satu warga sekitar. Asal muasal api yang membakar ratusan lapak pemulung hingga saat ini masih menjadi misteri. Sementara itu, Mesan, warga lainnya menambahkan, “Kami terkejut melihat api yang begitu cepat menyebar.”
Selain material yang mudah terbakar, petugas pemadam kebakaran juga mengalami kesulitan akibat kondisi lokasi yang ramai oleh warga dan akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam untuk masuk ke lokasi kebakaran. Raden, Danru Kompi C Peleton 2 Damkar Kota Bekasi, mengatakan, “Kami harus bekerja ekstra keras mengingat kesulitan akses dan keramaian warga di lokasi.”
Dengan kerja keras dan kekompakan, akhirnya api berhasil dipadamkan setelah satu jam lebih. Hal ini berkat kerja sama dari 11 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Bekasi dan DKI yang dikerahkan dengan dukungan 50 personil.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kasus kebakaran ini kini ditangani oleh Polsek Bekasi Kota dan Polres Metro Bekasi Kota untuk lebih lanjut.
Warga dihimbau untuk selalu waspada dan meningkatkan kesadaran terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pemukiman padat dan area pemulungan.







