Surabaya – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dilakukan sejak Selasa (12/4). Dari 85.868 keluarga penerima manfaat (KPM), sebanyak 10,3 persennya telah mengambil bantuan. Jumlah masyarakat yang mendatangi kantor pos terus bertambah.
Kantor pos Surabaya menargetkan penyaluran resmi bantuan tahap 1 rampung awal pekan depan. Sejumlah strategi dilakukan untuk mempercepat penyaluran. Selain membagi jadwal, lokasi pengambilan juga disebar.
Melansir dari jawapos.com, Executive General Manager Kantor Pos Cabang Surabaya Imanuel Agung mengatakan, penyaluran dilakukan di 27 lokasi. Mulai kantor pos, balai RW, hingga lokasi lain.
Ia mengingatkan masyarakat yang berhalangan hadir dan tak bisa mendatangi kantor pos sesuai jadwal untuk tetap tenang. Pengambilan bisa dilakukan di lain waktu. Menurutnya, BLT diberikan untuk membantu masyarakat. Terutama mereka yang terdampak mahalnya migor.
PT Pos Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal. Imanuel mengatakan bahwa penyaluran dilakukan secara transparan. Tidak ada pungli dalam proses pencairan. Ia juga menyebutkan bahwa masyarakat bebas memilih toko dan tidak ada arahan untuk membeli di toko tertentu. Kantor pos mendorong masyarakat untuk berani melawan jika menemukan aksi pemaksaan dalam pemilihan tempat berbelanja.
Pada penyaluran perdana kali ini, masyarakat akan mendapat uang tunai Rp 300 ribu per KPM. BLT migor cair untuk tiga bulan sekaligus. mulai April sampai Juni 2022. Pencairan BLT migor dibarengkan dengan penyaluran BPNT sembako Mei yang nilainya Rp 200 ribu.(red)







