
Probolinggo – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia mengeledah kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Probolinggo. Belum ada penjelasan tujuan penyelidikan oleh KPK ini terkait dugaan kasus jual beli jabatan atau dugaan korupsi lainnya. Bupati probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari bersama suaminya Hasan Aminuddin, serta sejumlah ASN yang sudah KPK tetapkan menjadi tersangka.
Beginilah, suasana kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan , tepatnya, di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Terlihat, empat mobil KPK berada di kantor tersebut.
Komisi pemberantas korupsi tiba di kantor ini, sekitar pukul 12.30, mereka langsung menggeledah kantor tersebut. Sementara itu, petugas polisi berjaga di pintu gerbang dengan senjata lengkap. Pintu Perpusda tutup rapat dan terlihat di balik pintu, petugas sedang menggeledah di sejumlah ruangan itu.
Setelah selesai melakukan pengeledahan dan keluar dari kantor, terlihat petugas KPK membawa berkas, belum tahu apa berkas yang KPK bawa tersebut. Terduga masih berkaitan kasus jual beli jabatan.
Tidak hanya kantor Perpustakaan dan Kearsipan yang KPK geledah. Kantor Dinas Peternakan Kabupaten Probolinggo, turut digeledah oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
Masih belum diketahui, sampai kapan KPK ini berada di Kabupaten Probolinggo. Hingga saat ini, KPK masih terus melanjutkan penggeledahan di sejumlah dinas terkait, di lingkungan Kabupaten Probolinggo. (ags)







