
KEDIRI – Kasus pengrusakan sejumlah fasilitas di kawasan Wisata Goa Jegles Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri belum resmi dilaporkan ke pihak Polsek setempat, Polisi terjun langsung cek lokasi dan gali sejumlah info atas beredarnya foto pengrusakan sejumlah fasilitas dikawasan itu.
Kapolsek Kepung IPTU.Sarwo Edi mengungkapkan, sejauh ini pihak Pemerintah Desa belum melaporkan atas indikasi itu.
“Itu kejadiannya sudah sekitar dua bulan lalu, Desember dan Januari lalu, sejauh ini tidak ada laporan resmi ditempatnya. Tapi saya sudah perintahkan Kanit Reskrim dan personilnya untuk mengecek lokasi kejadian,apakah itu sengaja dirusak atau memang rusak sebab lain,”tandas Mantan Kanit Reskrim Polsek Kota Mojoroto Polres Kediri Kota.
Bang Sarwo sapaan Kapolsek yang akrab dengan rekan jurnalis ini menegaskan, pihaknya baru tahu dari beredarnya foto sejumlah piranti atau barang yang rusak dengan narasi Info awal, desa wisata keling kepung diduga ada yang merusak,sehingga langsung melakukan penyelidikan.Pihaknya tidak menampik sejauh ini Pemerintah Desa setempat cukup dekat dengan Polsek, namun tidak memberikan info atau laporan resmi ditempatnya atas peristiwa itu.
“Kepala Desanya Baru belum dilantik, Besuk ( 3/3/2023 ) akan dilantik. Dan Kepala Desa sebelumnya juga akrab dengan saya tapi belum melapor resmi atau mengabari saya,”tegasnya,Kamis (2/3/2023) malam.
Diberitakan sebelumnya menurut sumber, dugaan pengrusakan itu terjadi sekitar Bulan Desember 2022 dan Januari 2023 yang lokasinya di kawasan pengembangan Destinasi Goa Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang sejauh ini dikelola Pihak Pemerintah Desa melalui Pokdarwis yang ada dan diareal destinasi memang belum terpasang CCTV serta tidak ada petugas keamanan yang khusus untuk menjaga destinasi tersebut.(ef)







