Bandung – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), cabang Kabupaten Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bandung. Unjuk rasa ini merupakan bentuk protes terhadap kenaikan harga BBM dan kenaikan harga bahan pokok.
Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan dari petugas kepolisian resort Kota Bandung yang dilakukan secara humanis. Pengawalan aksi unjuk rasa ini pun dipimpin langsung Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo.
Kapolresta Bandung menegaskan, petugas melakukan pengawalan aksi unjuk rasa dari awal titik kumpul hingga jalannya aksi berlangsung. Sehingga aksi unjuk rasa dapat berjalan secara lancar dan tertib.
Polresta Bandung pun memberikan layanan vaksinasi sebanyak 200 dosis yang disediakan di lokasi unjuk rasa bagi para mahasiswa yang ingin melakukan vaksin baik tahap satu, dua dan tiga atau booster.
Vaksinasi di lokasi unjuk rasa mendapat apresiasi dari para mahasiswa. Mereka merasa terbantu dengan adanya layanan vaksinas ini. Terlebih bagi mahasiswa asal luar daerah yang akan mudik jelang lebaran nanti.
Aksi unjuk rasa mahasiswa kali ini dilakukan secara serentak di berbagai daerah di tanah air. Sesuai intruksi Kapolri, petugas kepolisian dihimbau melakukan pengawalan aksi unjuk rasa secara humanis sehingga jalannya aksi berjalan secara tertib dan damai.(red)







