spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda Jawa Timur Polisi Amankan Pembuang Bayi dan Kembangkan Penyidikan

Polisi Amankan Pembuang Bayi dan Kembangkan Penyidikan

267

Kediri – Pasca dihebohkan adanya penemuan mayat bayi laki-laki di Sungai Kresek Jl. PK Bangsa, Kota Kediri hingga informasinya banyak tersebar di medsos juga, Polisi Resort Kediri Kota langsung melakukan serangkaian penyelidikan di bawah Komando AKP.Girindra Kasatreskrim Polres Kediri Kota kurang dari 3 jam akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi.

Polisi mengamankan MY, ibu dari sang bayi,MY yang berumur 19 tahun itu telah diamankan oleh Satreskrim Polres Kediri Kota. Pelaku tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan mayat bayi di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri.

Petugas menjemput MY dari rumahnya di Jl. Letjen Suprapto 119. Pengamanan pelaku bermula dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas. Dimana hasil penelusuran Bhabinkamtibmas, Unit Reskrim Polsek Kediri Kota dan Opsnal Sat Reskrim Polres Kediri Kota ada seseorang yang sedang hamil berinisial DM, ibu pelaku.

Lantas, petugas mendatangi rumah DM. Dimana, saat itu ibu rumah tangga tersebut tidak ada di rumah. Yang bersangkutan tengah menjalani operasi persalinan di rumah sakit.

Tanpa sengaja petugas menjumpai MY, putri dari DM yang terlihat pucat dan kesakitan ketika berjalan. Tetapi yang bersangkutan berusaha menutupi perbuatannya.Dan petugas memperoleh sebuah foto dimana MY sedang berada di tepi Sungai Kresek. Setelah diinterogasi, pelaku akhirnya berterus terang. Dialah sebagai ibu sekaligus pelaku pembuang bayi malang tersebut.

“Tersangka pembuang bayi adalah ibunya sendiri. Kini yang bersangkutan telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan,” kata Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Ketut.

Diberitakan sebelumnya ada penemuan sesosok mayat bayi laki-laki yang membuat gempar warga disekitar Sungai Kresek dimana seorang bayi dalam kondisi tertelungkup mengapung di Sungai Kresek di sebelah timur TMP Kota Kediri. Bayi mungil tersebut ditengarai baru saja dilahirkan, karena tali pusarnya belum terpotong. Kali pertama bayi ditemukan oleh Casilas, anak kecil yang sedang melintas, lalu dilaporkan kepada Ketua RT.(me)