spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda Banyuwangi Pick up Bermuatan Pupuk Terperosok ke Dalam Parit di Jalan Jember-Banyuwangi

Pick up Bermuatan Pupuk Terperosok ke Dalam Parit di Jalan Jember-Banyuwangi

205

Banyuwangi – Sebuah mobil pick up bermuatan pupuk mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Jember Banyuwangi, tepatnya masuk Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, pada Rabu sore. Mobil diketahui memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Diduga hendak melarikan diri usai menabrak, seorang pengendara motor sempat warga kejar.

Kondisi Daihatsu Grandmax warna hitam, usai mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya-jember Banyuwangi, tepatnya masuk Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, pada Rabu sore. Mobil dengan muatan pupuk ini,  sampai terperosok ke dalam parit setinggi satu meter lebih, dan membuat sebagian muatan berceceran di lokasi kejadian.

Mobil bernopol P 9015 VI ini diketahui membawa satu orang sopir serta satu orang penumpang, bernama mamad Irfan, serta Yono, warga Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kalibaru. Beruntung keduanya masih bisa menyelamatkan diri, dan saat ini masih mendapatkan perawatan di unit gawat darurat rsud genteng.

Kecelakaan ini sempat membuat arus kendaraan dari dan menuju Banyuwangi sedikit terhambat. Proses evakuasi pun sempat tertahan beberapa jam, lantaran harus menggunakan bantuan mobil derek untuk mengangkut badan kendaraan dari dalam parit.

Dari keterangan salah seorang saksi mata, kecelakaan berawal saat mobil melaju dari arah timur, memacu ke daraan dengan kecepatan tinggi. Karena jalur menikung tajam, sang sopir tak bisa mengendalikan laju mobil, hingga akhirnya terguling dan terperosok kedalam parit. Saat kejadian, kondisi jalan sepi, sehingga tak sampai menabrak kendaraan lain yang berada di jalur berlawanan arah. Beberapa warga dibantu penggendara yang melintas, berusaha mengevakuasi kedua korban dari dalam mobil.

Sementara itu, dari data di lapangan, sebelum mengalami kecelakaan tunggal, mobil sempat menabrak salah satu pengendara motor, yang berada 100 meter dari lokasi kejadian. Lantaran takut dan diduga hendak melarikan diri, sopir lalu kabur dan melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Beberapa warga sempat melakukan pengejaran kepada pikap tersebut, namun langkah mereka terhenti, setelah mengetahui mobil pikap yang mereka kejar, terguling dan terperosok kedalam parit. (aw)