spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda Bangkalan Peringatan HUT TNI Ke-78: TNI Harus Netral dalam Menjaga Pesta Demokrasi

Peringatan HUT TNI Ke-78: TNI Harus Netral dalam Menjaga Pesta Demokrasi

184

Bangkalan, Jawa Timur – Hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-78 dirayakan dengan khidmat di Kota Bangkalan, Jawa Timur. Upacara peringatan yang digelar di depan Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0829, Jalan Letnan Abdullah, Kelurahan Keraton, Kecamatan Bangkalan, menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen TNI dalam menjaga netralitasnya dalam menghadapi Pemilihan Presiden dan Legislatif (Pilpres) mendatang.

Suasana acara peringatan HUT TNI ke-78 dihadiri oleh PJ Bupati Bangkalan, Arief M Edie, yang baru saja dilantik bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menekankan pentingnya menjaga netralitas TNI dalam konteks pesta demokrasi.

Panglima TNI Yudo Margono meminta seluruh prajurit TNI untuk tunduk pada peraturan, pedoman, dan perintah yang telah diberikan terkait perilaku dan tindakan selama tahapan pemilu lima tahunan. Hal ini dimaksudkan untuk selalu menjalin komunikasi, kerjasama, dan sinergi dengan Polri, Kementerian, lembaga, dan komponen bangsa lainnya demi tercapainya stabilitas keamanan nasional yang aman, damai, dan sejahtera.

Beliau juga menegaskan bahwa tindakan sekecil apapun yang diambil oleh prajurit TNI akan berdampak pada institusi TNI secara keseluruhan. Ini adalah panggilan untuk selalu menjaga nama baik TNI, di mana pun mereka berada.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0829 Bangkalan, Letkol Kav Taufik Dwinova, menyampaikan pidato yang mengingatkan prajurit TNI sebagai garda terakhir pertahanan negara kesatuan Republik Indonesia. Meningkatkan kapabilitas pertahanan yang relevan dengan perkembangan teknologi militer menjadi tugas yang harus diemban.

PJ Bupati Bangkalan, Arief M Edie, turut memberikan ucapan selamat kepada para prajurit TNI di seluruh wilayah Indonesia. Beliau mengakui peran besar TNI dalam menjaga kondusifitas dan ketenteraman wilayah NKRI, khususnya di Kabupaten Bangkalan. TNI, katanya, akan terus menjadi prajurit penjaga demokrasi Indonesia, terutama saat negara sedang mempersiapkan diri untuk Pemilu 2024.

Peringatan HUT TNI ke-78 di Bangkalan tidak hanya menjadi acara formal semata, tetapi juga menjadi ajang untuk mengingatkan dan menguatkan tekad TNI dalam menjaga netralitas dan mendukung jalannya demokrasi di Indonesia. Semangat untuk selalu berkomitmen pada tugas dan menjaga nama baik institusi TNI tetap menyala, menjadikan TNI sebagai penjaga keutuhan dan stabilitas negara, di tengah berjalannya perhelatan demokrasi yang penuh harapan.