spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda OLAHRAGA Penyelenggara Pertimbangkan Paralimpiade Tokyo Digelar Tanpa Penonton

Penyelenggara Pertimbangkan Paralimpiade Tokyo Digelar Tanpa Penonton

378

Tokyo, Jepang – Penyelenggara Paralimpiade Tokyo sedang mempertimbangkan untuk mengadakan pertandingan tanpa penonton di sebagian besar tempat. Seperti halnya Olimpiade. Hal ini karena terdapat lonjakan kasus Covid-19 di ibu kota Jepang, menurut beberapa pejabat yang mengetahui masalah tersebut. Pemerintah Jepang dan penyelenggara Paralimpiade, yang terjadwal mulai 24 Agustus dengan 4.400 atlet dari seluruh dunia, akan membuat keputusan resmi mengenai hal tersebut pekan depan. Tepatnya pada Jumat (13/8/21).

Ketua Komite Paralimpiade Internasional (IPC), Andrew Parsons, akan tiba di Jepang, Senin. Panitia sedang merencanakan pertandingan secara tertutup pada arena yang berlokasi di Tokyo, serta prefektur yang berdekatan Saitama dan Chiba, yang sekarang dalam keadaan darurat virus Covid-19, menurut para pejabat.

Mengenai Shizuoka, acara bersepeda akan juga tim laksanakan. Penyelenggara sedang mencari ide untuk mengizinkan maksimal 5.000 penonton selama jumlahnya tidak melebihi 50 persen dari kapasitas tempat.

Olimpiade yang berakhir pada Minggu dan Paralimpiade telah tertunda selama satu tahun karena pandemi virus Covid-19. Sejak mulainya Olimpiade pada 23 Juli, jumlah kasus harian Covid-19 meningkat lebih dari dua kali lipat di Tokyo. Ini akibat varian virus Delta yang lebih menular.

Jumlah kasus harian mencapai rekor tertinggi 5.042 kasus pada 5 Agustus di Tokyo. Total, secara kumulatif, wilayah Jepang mencapai 1 juta kasus.

Untuk Paralimpiade, langkah-langkah pencegahan Covid-19 perlu diperketat. Mengingat beberapa atlet memiliki kondisi kesehatan yang bisa jadi lebih rentan terhadap virus. Penyelenggara masih membahas perizinan  siswa dalam program sekolah untuk memasuki arena. Nantinya, bisa saja Paralimpiade terlaksana secara tertutup.

Di Paralimpiade, para atlet akan memperebutkan 539 medali di 22 cabang olahraga. Antara lain atletik, judo, renang, bola basket kursi roda, dan tenis kursi roda. Bulu tangkis dan taekwondo akan debut di Paralimpiade. Paralimpiade akan berakhir pada 5 September. (antara/am/ed: zl)