
KEDIRI – Luka Fardani, S.H.,M.H., selaku kuasa hukum terbanding atau tergugat dari Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti (PRSDP) Kota Kediri mengatakan, bahwa putusan dari Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menolak gugatan dari Pembanding (Bambang Giantoro-red) atau menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri.
“Tanggal 27 Januari 2023 kemari, kami menerima pemberitahuan isi putusan dari PT. Yang intinya menolak gugatan dari Pembanding atau menguatkan putusan Pengadilan Negri. Dengan kata lain PRSDP menang lagi,” ujar Luka dalam conferensi pressnya di Pendopo Dana Pangrukti. Selasa (31/1/2023).
Luka menegaskan, atas putusan tersebut kepengurusan PRSDP sudah sah menurut hukum. “Jadi kepengurusan PRSDP sudah sah menurut hukum.
“Mengacu pada putusan Pengadilan Tinggi Surabaya nomor: 690/PDT/2022/PT.SBY juncto. Nomor: 28/Pdt.G/2022/PN.Kdr, dalam perkara antara: Bambang Giantoro,S.H,M.H., warga Kel. Jagalan-Kota Kediri, selaku Pembanding yang semula sebagai Pengugat Konvensi melawan Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti (PRSDP) Kota Kediri yang disebut sebagai Para Terbanding yang semula sebagai Para Tergugat Konvensi, “ujarnya.
Sementara, Danang Prabandaru, S.H.,M.H., yang juga selaku kuasa hukum terbanding atau tergugat dari PRSDP berharap perkara ini selesai dan tidak diperpanjang lagi. Karena Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti (PRSDP) adalah kegiatan sosial.
“Ayo kita bangun bersama perkumpulan ini. Situasi dana pangrukti dibutuhkan situasi yang tenang karena yang diurusi juga mereka lagi susah. Dan bila ingin diteruskan, terus yang direbutkan itu apa ?,” ajak Danang seraya balik bertanya.
Disamping itu, Ketua Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti (PRSDP) Edhi Laksmana, juga mengajak semua masyarakat untuk untuk memberikan saran dan masukan agar bisa bekerja lebh baik.
“Kami terbuka dengan semua masyarakat, siapa pun bisa bergabung sebagai anggota di perkumpulan ini, “katanya.
Selain itu juga, Edhi memaparkan keberhasilan dan kemajuan selama menjadi Ketua PRSDP, yang diantaranya beberapa fasilitas sudah terbangun. Diantaranya tempat persemayaman, tempat parkir dan beberapa tempat lainya.
Luka Fardani juga menegaskan kegiatan Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti merupakan kegiatan sosial, maka dari itu kami berharap kepada semua masyarakat Kediri khususnya bagi para anggota ayo sama-sama meningkatkan dan mengembangkan Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti yang saat ini sudah bisa dilihat hasilnya.
“Jadi kalau memang belum bisa membantu, minimal jangan mengganggu, “tandas Luka.
Sekedar diketahui, isi dalam putusan Pengadilan Tinggi Surabaya selain menolak gugatan dari Pembanding (Bambang Giantoro), juga Pembanding dikenakan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 150.000.
Secara terpisah, saat dihubungi melalui Handphonenya, Bambang Giantoro selaku Pembanding, mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya hukum lagi yakni dengan pengajuan Kasasi.
“Kami belum menerima salinan putusan yang saat ini,dan menegaskan bila Rukun Sinoman Dana Pangruti bukan perkumpulan sosial,”tandasnya dikonfirmasi melalui ponselnya.(ef)







