
Probolinggo – Beginilah, para pelaku UMKM desa di RW 06 Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Mengisi lapak daganganya di trotoar depan Perumahan Gaza dan Perumahan Kraksaan Permai.
Berbagai jajanan tradisional khas tempo dulu di jual oleh para pelaku usaha kecil menengah itu, mulai dari jajanan kering dan basah, bahkan, sayuran seperti lontong sayur, mie combor, tahu isi, ikan kering, di sajikan untuk pembeli.
Kegiatan yang di kemas dalam minggu ceria ini, terus berkembang dan kian meningkat, mulai pelaku usaha yang hanya sekian orang kini terus bertambah, hal ini, bahkan, dari para pelaku usaha ini, mempunyai ciri khas hasil kuliner yang di jualnya.
Hampir mayoritas para penjual di minggu ceria ini, di dominasi kaum emak emak yang identik dengan sajian masakan yang di jual. Seperti, sayur botok yang di buat oleh rahma warga perumahan sidopekso ini, ratusan botok siap saji langsung ludes di serbu para pembeli.
Dari tangan kaum emak emak ini ternyata bisa menambah kebutuhan hidupnya, botok yang di buatnya, merupakan makanan tradisional tempo dulu dengan bahan yang relatif mudah di dapat, seperti jantung pisang dan jamur.
Tak hanya itu, berbagai kuliner tradisional siap saji di kegiatan minggu ceria di sajikan, pembeli di manjakan untuk memilih apa yang di sukainya.
Di katakan, Ketua Panitia Minggu Ceria, kegiatan ini terus di lakukan apalagi sebentar lagi sudah menginjak di Bulan Ramadhan, terobosan ini akan di lakukan pada Bulan Ramadhan tiba dengan menggelar jualan takjil, sehingga, warga yang berburu takjil tak usah jauh mencari kebutuhan untuk berbuka dan saur, tinggal mendatangi para lapak di depan trotoar perumahan di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan.
Dalam kegiatan ini, selain membantu para pelaku umkm juga mengangkat perekonomian warga setempat. Kini, para pelaku UMKM terus ada tambahan semula sedikit menjadi puluhan para pelaku umkm di kegiatan Minggu Ceria, kegiatan di mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Ratusan warga berdatangan memburu kuliner jajanan tradisional tempo dulu.
Selain, banyak kegiatan di suguhkan untuk menghibur para warga yang beranjak memburu kuliner, mulai kegiatan seni musik dan kegiatan di kemas dengan mewarnai untuk anak anak di sekitarnya.
Harapan, dengan terus di lakukan kegiatan di Minggu Ceria ini, warga bisa merasakan hasil kuliner kaum emak emak yang mayoritas menjual jajanan dan kuliner tradisional.(as)







