Nganjuk – PLT Bupati Nganjuk, Marhein Jumadi melaunching gerakan teplekan, wong nganjuk peduli dampak Covid 19, di pendopo Kabupaten Nganjuk,dalam gerakan teplekan tersebut PLT bupati bersama forkopimda Nganjuk menyisihkan menyumbangakan gajinya selama 1 bulan guna membantu warga terdampak Covid 19.
Pelaksana tugas (PLT) Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama forkopimda,melauncing gerakan teplekan wong Nganjuk peduli Covid 19 di pendopo Kabupaten Nganjuk.
Gerakan teplekan merupakan gerakan pengumpulan dana secara sukarela yang Marhaen gagas. Marhaen mengatakan, ia sengaja menyumbangkan satu bulan gaji dan tunjanganya. Hal itu bertujuan agar memantik ASN pada lingkungan Pemkab Nganjuk dan warga berkecukupan turut menyisihkan hartanya. Guna membantu para korban terdampak Covid 19 serta yang isoman.
Marhaen meminta masyarakat tidak menyepelekan Covid-19 dan selalu menjalankan protokol kesehatan. Dari data yang ia terima penyebaran serta pasien Covid 19 Kabupaten Nganjuk terus meningkat dengan penyebaran varian delta.
Sementara itu menurut ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, gerakan teplekan merupakan gerakan yang bagus, DPRD nantinya juga akan berkordinasi kepada seluruh anggota DPRD, guna ikut dalam gerakan teplekan,menyisihkan gaji guna membantu para warga terdampak Covid 19 .
Sedangkan menurut kepala Kejaksaan Nganjuk Nophy Tennophero Suoth, sebagai fungsi pengawasan. Pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap gerakan tersebut. Mulai dana masuk hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Diharapkan dari gerakan teplekan, dapat merindukan beban warga terdampak Covid 19 di Kabupaten Nganjuk, serta program tersebut juga bertujuan menggugah hati para warga berkecukupan serta para elemen masyarakat untuk membantu sesama.(sh)







