Blitar – Musim pandemi membuat seluruh sektor bidang usaha terhenti. Namun tidak dengan yang satu ini, seorang santri pondok pesantren, di Kabupaten Blitar, justru sukses menekuni budidaya ikan koi. Tak di sangka, usaha yang di gelutinya baru setahun berjalan ini sudah meraup hasil jutaan rupiah.
Budidaya ikan koi memiliki prospek yang menggiurkan. Tak hanya sebagai hiburan, dari sisi ekonomi budidaya koi bisa mendatangkan keuntungan berlipat. Pasalnya harga ikan koi yang memiliki corak bagus bisa di bandrol puluhan bahkan ratusan juta.
Seperti yang saat ini tengah di geluti oleh Zaenul Fuad, seorang santri Ponpes Bustanul Mutta’alimin, Blitar. Asal Kelurahan Talun Kecamatan Talun Kabupaten Blitar ini tergolong sukses menggeluti usaha budidaya ikan koi. Usaha yang ia jalani baru satu tahun ini menjadikannya pundi – pundi rupiah.
Bayangkan dari usahanya tersebut, penghasilan yang di dapat oleh Zainul Fuad bisa mencapai puluhan juta.
Zainul Fuad, mengaku, awalnya hanya sekedar hoby. Ia mengenal ikan koi sejak awal nyantri di ponpes. Di awal pandemi ia mencoba memulai mengebangkan budidaya ikan hias tersebut. Ternyata begitu panen perdana hasilnya lumayan besar.
Dari situlah Zaenul Fuad berusaha mengembangkan lagi dari yang semula hanya memiliki satu petak kolam. Kini sudah menjadi tiga kolam di areal persawahan seluas setengah hektar. Di desanya dengan jumlah ikan koi mencapai ribuan ekor dan siap panen.
Kini Zainul Fuad, tidak hanya menjual ikan yang berukuran besar saja. Ia juga melayani pesanan berbagai jenis bibit ikan koi dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Sohaku, Kohaku, Soa dan berbagai jenis lainnya.(sk)







