
Kediri – Hingga pertengahan Juli 2023, jumlah produksi gula mencapai 25.472 ton. Pabrik Gula (PG) Ngadirejo Kediri kebut produksi gula pada musim giling tahun 2023 ini.
“Produksi sampai hari ini mencapai 25.472 ton atau diekuivalen 254.720 kwintal. Kemudian pasokan tebu tergiling sampai hari ini 3.540.800 kwintal,” ujar Humas PG Ngadirejo Kediri Zainul Arif.
Zainul Arif menambahkan, pada musim giling tahun ini sedikit terkendala pasokan bahan baku tebu. Cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang bulan Juni hingga awal Juli lalu membuat armada pengangkutan tebu terganggu.
PG Ngadirejo Kediri yang notabene salah satu unit usaha PT Sinergi Gula Nusantara mengawali musim giling tahun ini, sejak 14 Mei 2023 kemarin.
Saat cuaca ekstrem, pasokan tebu yang dari kebun terkendala armada truk. Armada tidak bisa masuk ke kebun karena kecemplong. Kalau dipaksa maka biaya umbalan ke jalan raya tinggi.
“Semoga sisa giling 84 hari ke depan, sampai 8 Oktober 2023, pasokan tebu lancar. Saat ini pabrik dalam kondisi baik fit, begitu juga untuk lingkungan, juga baik,” beber Zainul.
Selama ini PG Ngadirejo Kediri menerima pasokan tebu dari sekitar pabrik. Mulai dari Kecamatan Ngadiluwih, Kandat, Wates dan sekitaran Ngancar.
“Kualitas tebu untuk PG Ngadirejo cukup bagus. Cuaca cukup mendukung. Kemudian rata rata rendemen 7,5 persen,” tutupnya.(ef)







