Nganjuk – Situasi panti asuhan “Cahaya Hati” di Kelurahan Pandantoyo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, membutuhkan perhatian yang serius. Panti asuhan yang menjadi tempat tinggal bagi puluhan anak yatim dan dhuafa ini, saat ini menghadapi sejumlah kendala berupa kekurangan fasilitas.
Menurut laporan yang diterima, beberapa fasilitas yang menunjukkan kekurangan antara lain kamar mandi yang tidak cukup memadai, tempat tidur yang terbatas, serta dapur yang juga kurang memadai. Belum lagi fakta bahwa pembangunan fasilitas panti asuhan ini masih belum sepenuhnya selesai.
Widodo, Kepala Panti Asuhan “Cahaya Hati”, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yang ada. Dia mengungkapkan bahwa anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut tidak mendapatkan fasilitas yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Atap yang bocor saat hujan menjadi salah satu permasalahan yang sangat mengganggu aktivitas di panti asuhan tersebut.
Widodo berharap pemerintah dapat segera menyediakan dana dan sumber daya yang diperlukan untuk memperbaiki fasilitas yang ada dan menyelesaikan pembangunan yang tertunda.
Sementara itu, Bapak Imam Solikin, salah satu warga yang tinggal di sekitar panti asuhan tersebut, ketika dikonfirmasi oleh tim UpdateNewsTV, juga menunjukkan keprihatinannya terhadap kondisi Panti Asuhan “Cahaya Hati”. Dia berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan yang diperlukan agar keadaan panti asuhan tersebut dapat membaik.
Panti asuhan “Cahaya Hati” membutuhkan perhatian dan dukungan baik dari pemerintah maupun masyarakat, agar dapat segera membaik dan mampu memberikan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak yang tinggal di sana.







