Menakar PPDB di Kediri, Cabdin Kediri Gelar FGD dengan LSM dan Media

57

KEDIRI, MADUTV – Demi mendukung pendidikan yang bersih dan berkarakter dalam mewujudkan Pendidikan yang berkelanjutan, Forum Group Diskusi (FGD) digelar Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Propinsi Jawa Timur Wilayah Kediri bersama LSM dan Sejumlah Media yang berlangsung di ruang Meeting Room Cabdin yang dimulai pukul 10.00 WIB.

Setidaknya giat FGD itu dihadiri sedikitnya 100 perwakilan LSM dan media, Selasa (04/06/2024)

Adi Prayitno selaku Kepala Cabdin Provinsi Jawatimur Wilayah Kediri mengatakan, selain bertujuan menjalin silahturahmi juga menyatukan visi dan misi guna menaikkan kualitas pendidikan di Kediri.

“Kami tidak bisa sendiri, namun perlu dukungan Media dan LSM untuk menaikkan kualitas pendidikan, Selain itu, kami harapkan kualitas pendidikan juga merata. Jangan hanya wilayah Kota Kediri saja, seakan-akan memiliki sekolah favorit,”ujar Adi

Anang Kurniawan Kepala Donas Pendidikan Kota Kediri yang juga hadir ditempat yang sama menjelaskan, bahwa Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan kini menyelenggarakan program belajar 12 tahun dan tidak ada lagi kejadian ijasah ditahan oleh pihak sekolah.

“Kami berharap melalui rekan Media dan LSM, didukung atas diselenggarakannya Program Wajib Belajar,”tuturnya

Sementara pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, berjanji akan menambah jumlah sekolah dan menaikkan kualitas pendidikan semua sekolah.

“Agar siswa dari Kabupaten Kediri, tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Kota Kediri,” jelas Afril.

Supriyo Selaku Dewan Pengawas Saroja ( Sahabat Boro Jarakan ) menyampaikan harapannya untuk tidak terjadi siswa titipan.

“Mungkin yang ada di otak kita, tahun lalu titip 3 anak dan tahun ini bisa titip berapa? Suka dan tidak suka, kita harus menyiapkan generasi kita. Bagaimana kepala dinas dan kepala sekolah hari ini diteror, kami merasa prihatin. Kemudian ada kasus temuan KTP dan KK yang mendaftar tidak sesuai kenyataan di salah satu SMA,”tegas Supriyo yang juga mantan aktivis 1998 ini.

Dari Forum Diskusi itu guna menyikapi sejumlah pertanyaan dan masukkan dari perwakilan LSM dan media Kacabdin Adi Prayitno menambahkan, agar selalu didukung dan dikawal untuk selalu melakukan kebaikan dalam dunia pendidikan.

“Ajaklah kami ke jalan yang benar dan diridloi Alloh Swt. Kawal kami dalam menjalankan juknis telah ditetapkan. Jangan sampai anak tidak sekolah atau putus sekolah. Bahwa di Kediri, bukan hanya sekolah negeri namun juga ada sekolah swasta yang kualitasnya sama. Mohon bantu kami memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait PPDB serta kegiatan pendidikan lainnya,” jelasnya.

Adi menambahkan, bakal mengagendakan acara serupa setiap tiga bulan. “Namun dengan syarat, satu tujuan menaikkan kualitas pendidikan yang merata di Kediri,” pungkasnya.

Hadiri dalam kegiatan ini, HM. Anang Kurniawan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Afril Dedy Setyawan selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri serta perwakilan Kepala SMA di Kota dan Kabupaten Kediri.(ef)