spot_img
Minggu, Mei 3, 2026
Beranda BERITA VIDEO Membangun Budaya Digital Melalui Nasionalisme: Generasi Muda Indonesia Siap Beraksi

Membangun Budaya Digital Melalui Nasionalisme: Generasi Muda Indonesia Siap Beraksi

305

Jakarta – Di tengah arus globalisasi yang semakin menguasai dunia digital, nilai-nilai nasionalisme menjadi poin fokus dalam upaya membangun budaya digital yang kuat di kalangan generasi muda Indonesia. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, menggarisbawahi pentingnya nilai nasionalisme sebagai pijakan utama bagi generasi muda yang melek digital.

Dalam sebuah seminar yang dihadiri oleh para pemangku kebijakan, Nezar Patria menyatakan bahwa nilai-nilai nasionalisme memiliki arti yang tak tergantikan dalam menghadapi tantangan global saat ini. Ia menegaskan bahwa keberadaan nilai-nilai tersebut menjadi pondasi kokoh dalam mengembangkan budaya digital yang kuat dan identitas nasional yang kuat di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria, telah menginisiasi program strategis “Empat Pilar Literasi Digital” yang bertujuan untuk menanamkan semangat nasionalisme di antara generasi muda Indonesia. Ia percaya bahwa literasi digital yang komprehensif dapat menjadi alat untuk membentuk jiwa nasionalisme yang kuat, sekaligus menghadirkan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya identitas bangsa dalam dunia digital.

Dalam seminar tersebut, Nezar Patria juga mengungkapkan keyakinannya bahwa semangat nasionalisme harus tetap hidup dan tumbuh di setiap generasi muda Indonesia. Ia merujuk pada semangat tegar para pendahulu yang membangun bangsa ini dengan semangat antikolonialisme yang luar biasa. Seminar ini pun dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong, Inspektur Jenderal Arief Tri Hardiyanto, serta tokoh-tokoh lain yang berkontribusi dalam pengembangan budaya nasional.

Narasumber yang hadir dalam acara tersebut juga memberikan pandangan yang kuat terkait penguatan nasionalisme di tengah era digital. Ignasius Jonan, mantan Menteri Kabinet Kerja 2014-2019, mengungkapkan pentingnya menjaga nilai-nilai nasional dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia digital. Sementara Happy Salma, aktris sekaligus pendiri Titimangsa Foundation, mengilustrasikan bagaimana budaya nasional dapat menginspirasi inovasi dan kreativitas di era digital.

Greysia Polii, atlet bulu tangkis yang meraih medali emas ganda putri di Olimpiade Tokyo 2020, juga memberikan perspektifnya tentang bagaimana semangat nasionalisme menjadi pendorong dalam meraih prestasi gemilang di kancah internasional. Keberhasilannya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa upaya membangun budaya digital yang kuat tidak akan terlepas dari nilai-nilai nasionalisme yang mengakar dalam setiap individu, khususnya generasi muda. Dengan semangat nasionalisme sebagai panduan utama, generasi muda Indonesia siap mengukir prestasi gemilang di panggung global melalui peran aktif dan kreatif dalam dunia digital.