spot_img
Sabtu, Mei 2, 2026
Beranda Banyuwangi LPG 3 Kilogram Langka, Dikeluhkan Pemilik Warung

LPG 3 Kilogram Langka, Dikeluhkan Pemilik Warung

296

Banyuwangi – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang telah dirasakan selama satu minggu terakhir menuai keluhan dari berbagai kalangan masyarakat, terutama para pemilik warung yang mengandalkan gas tersebut untuk kegiatan memasak. Hajah Wagiem, pemilik warung di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur, mengakui bahwa ia sudah mengalami kelangkaan gas LPG 3 kilogram selama kurang lebih satu minggu. Situasi kelangkaan ini memaksa dirinya untuk mencari solusi agar warungnya tetap dapat melayani pelanggan. Saat ini, Wagiem terpaksa menggunakan kayu bakar sebagai alternatif pengganti gas.

Sebagai pemilik warung, Wagiem membutuhkan sekitar 9 kilogram atau 3 tabung LPG dalam sehari. Namun, kelangkaan tersebut tidak hanya menjadi masalah, melainkan juga dihadapkan pada aturan baru yang mempersulit keadaan. Wagiem diwajibkan untuk menyetorkan fotokopi KTP sebagai syarat pembelian gas, yang membuatnya merasa heran mengingat itu adalah data pribadinya yang seharusnya sudah tercatat. Ia berharap kelangkaan gas ini segera berakhir, sehingga aktivitas usahanya dapat kembali berjalan lancar.

Sementara itu, para pemilik warung lainnya juga mengeluhkan situasi yang sama. Mereka mengharapkan langkah tegas dari pihak terkait untuk mengatasi kelangkaan ini secepat mungkin. Kelangkaan gas LPG 3 kilogram berdampak langsung pada ketersediaan dan stabilitas harga bahan bakar gas tersebut, sehingga dapat mempengaruhi keberlangsungan usaha para pemilik warung dan meningkatkan beban ekonomi mereka.