BANYUWANGI β Lato-lato atau yang dikenal oleh anak-anak Banyuwangi disebut etek-etek ini mainan yang populer dimainkan oleh anak 90-an kini kembali viral dan dimainkan ini digemari oleh anak-anak milenial sekarang. Bahkan, bukan anak-anak saja yang memainkannya, orang dewasa pun ikut memainkan untuk mengisi waktu longgar disela-sela kerjanya.
Inilah lato-lato atau kalangan anak Banyuwangi menyebutnya dengan etek-etek yang pernah populer pada tahun 1990-an. Mainan etek-etek kini kembali viral dan menjadi mainan favorit pada saat ini.
Salah satu penjual yang ada di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur, Budi mengaku baru menjual mainan lato-lato atau etek-etek ini kurang lebih dua minggu lantaran banyak yang memesannya padahal keseharian bekerja serabutan.
Budi menjual mainan ini tidak begitu mahal, untuk sepasang lato-lato ini dijualnya hanya sepuluh ribu saja. Dalam sehari, dapat menjual antara lima belas hingga dua puluh pasang lato-lato.
Sementara itu, Selamet, pembeli asal Rogojampi ini mengaku mengingatkan permainan ini pada masa kecilnya yang juga dirinya pernah ikut memainkannya. Dirinya juga mengaku, perbedaanya lato-lato pada masanya dan masa kini diberat bobotnya. Lato-lato dan juga warnanya yang sekarang lebih bervariatif seperti warna kuning, merah mudah, merah, hijau, dan masih banyak lagi.
Viralnya lato-lato yang dimainkan oleh anak-anak sekarang lebih baik, karena bisa memainkan keseimbangan berfikir dan keseimbangan tangan untuk memainkannya. Sehingga, tidak memainkan gawai saja yang kurang bermanfaat bagi anak-anak.







