
Pamekasan – Petugas gabungan berhasil mengevakuasi bangkai Kapal Motor Darussalam yang tenggelam di perairan Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jawa timur, Kamis (20/07/2023).
Proses evakuasi yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan unsur TNI/Polri, Basarnas, BPBD serta para nelayan setempat di bantu tiga buah kapal untuk menarik bangkai kapal tersebut.
Kasat Polairud Polres Pamekasan menjelaskan bangkai Kapal Motor milik warga Branta Pesisir yang tenggelam beberapa hari itu sudah berhasil di evakuasi ke tepi pantai dengan kondisinya hancur, sisa puing-puing lambung kapal.
“Alhamdullillah KM Darussalam yang tenggelam sudah berhasil di evakuasi ke tepi pantai dengan kondisi hancur, hanya sisa puing-puingnya saja,” ungkap IPDA Isrok Wahyudi, Kasat Polairud Polres Pamekasan.
Pihaknya menambahkan, proses evakuasi kini tinggal mesin kapal yang masih belum terangkat, lantaran minimnya peralatan.
“Hari ini masih proses evakuasi mesin Kapalnya saja yang masih ada di dalam air dan belum terangkat, semoga bisa diangkat,” harapknya.
Sementara Ketua Asosiasi Nelayan Branta Pesisir Pamekasan menyampaikan proses evakuasi KM Darussalam sudah berhasil diangkat.
“Bangkai kapal itu sudah berhasil di tarik, cuman kondisinya sudah hancur,” kata Wardan, Ketua Asosiasi Nelayan Branta Pesisir Tlanakan.
Menurutnya, selain satu kapal tenggelam akibat gelombang tinggi beberapa hari terakhir ini, dua kapal milik nelayan lainnya juga rusak akibat cuaca buruk di perairan selatan Dermaga Branta Pesisir.
“Kemarin yang tenggelam hanya satu kapal, dua kapal lainnya hanya rusak dan sudah di perbaiki,” pungkasnya.(riz)







