spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda EKONOMI Kominfo Umumkan 10 Sektor Prioritas Transformasi Digital

Kominfo Umumkan 10 Sektor Prioritas Transformasi Digital

299

 

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan transformasi digital Indonesia fokus pada 10 sektor prioritas. Hal ini demi mempercepat terwujudnya infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat digital.

“Yakni sektor transportasi dan pariwisata digital, perdagangan digital, jasa keuangan digital, media dan hiburan digital. Selain itu, ada sektor pertanian dan perikanan digital, real estateย dan perkotaan digital, pendidikan digital, kesehatan digital, digitalisasi perindustrian, serta digitalisasi pemerintahan,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam diskusi online “Aman Bertransaksi di Era DIgital”. Ini tersampaikan dalam kutipan keterangan pers, Kamis.

Pemerintah sudah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital tahun 2021-2024 sebagai panduan strategis yang memandu perjalanan transformasi digital bangsa, berisi 100 inisiatif utama untuk dilaksanakan secara kolaboratif bersama dengan seluruh kementerian, lembaga pusat dan daerah, pelaku usaha, serta masyarakat umum dalam 10 sektor prioritas tersebut. Pandemi virus corona dan revolusi industri 4.0 menjadi salah satu faktor katalis yang mengakselerasi agenda transformasi digital.

“Momentum ini juga dapat mendorong terciptanya transformasi ekonomi pada tiga fokus utama, yakni hilirisasi ekonomi khususnya di sektor digital, digitalisasi UMKM, dan ekonomi hijau,” kata Johnny.

Kominfo berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat memberikan dampak positif pada perekonomian nasional pada 2021 dan 2022 mendatang. Ekonomi Indonesia kira-kira akan pulih, tumbuh di atas 4,4 persen untuk tahun ini. Pertumbuhan kira-kira menguat menjadi 5 persen pada 2022 mendatang.

Pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini mendapat dorongan secara berimbang. Khususnya oleh pertumbuhan wilayah emerging market and developing economies, yang terkirakan mengalami pertumbuhan sekitar 6 persen. Sementara itu, wilayah advance economies diproyeksikan tumbuh sekitar 5,4 persen.

Secara keseluruhan, 90% perekonomian negara maju akan pulih tahun 2022 ketika pendapatan perkapita sebelum pandemi.

Perekonomian dunia sedang mengalami pemulihan, pertumbuhan global mencapai 5,6 persen pada 2021. Angka tersebut sebagian besar ditopang oleh faktor akses vaksin COVID-19 yang stabil, meski pun belum merata di seluruh dunia. (Antara/na/ed.zl)