spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda Jawa Timur Kementerian PUPR Mulai Bangun Jembatan Kaca di Kawasan Bromo

Kementerian PUPR Mulai Bangun Jembatan Kaca di Kawasan Bromo

292

Probolinggo, Jawa Timur – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai membangun jembatan kaca di kawasan Seruni Point Bromo Tengger Semeru yang berada di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

“Tahap pengerjaannya dalam kurun waktu 11 bulan dengan dua anggaran. Yakni, anggaran tahun 2021 dan anggaran tahun 2022,” kata perekayasa madya. Ia mewakili Kepala Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Joko Purnomo di Kabupaten Probolinggo, Senin.

Kementerian PUPR bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menyelesaikan permasalahan-permasalahan untuk pembangunan jembatan kaca di Seruni Point Bromo Tengger Semeru di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. Dari jembatan kaca ini wisatawan bisa melihatย viewย Bromo, Gunung Batok, dan Semeru serta jurang di bawah jembatan.

“Terdapat kemunduran Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) karena beberapa lahan yang masih proses penyelesaian izin pembebasan,” ungkapnya.

Ia mengatakan program yang terlaksana oleh pemerintah pusat itu telah mendapat dukungan penuh oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Probolinggo. Untuk pemenangan proyek pembangunan jembatan kaca sudah ada dan siap pengerjaan. Tinggal menunggu turunnya SPMK.

“Mohon kerja sama Pemkab Probolinggo untuk melakukan percepatan proses kepengurusan lahan, sehingga lebih cepat pula turunnya SPMK dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tentang pembangunan jembatan kaca Seruni Point,” tuturnya.

Dalam pembangunan jembatan kaca tersebut terdapat area-area strategis yakni terminal wisata yang terdiri dari tempat parkir, bangunan multi fungsi, amphitheater danย gateย jembatan kaca.

Di lokasi tersebut juga terdapatย shuttleย area terdiri dariย finish pointย yaitu kafe dan area penjemputan yang memanjakan para pengunjung jembatan kaca sambil menikmati pemandangan perbukitan dan Gunung Bromo.

Jembatan Kaca Seruni Point terdesain tipe jembatan suspended-cableย dengan panjang bentang 120 meter dan kedalaman jurang kurang lebih 80 meter, ukuran lantai memiliki lebar 1,8 meter dan 3 meter.

Untuk fondasinya dari tiang bor dan sumuran dengan material yang tergunakan adalah kaca dengan pengaman berlapis SGP. Struktur kaca pengaman berlapis (laminated glass) terdiri dari dua lembar kaca atau lebih yang direkatkan satu sama lain menggunakan satu atau lebih lapisan laminasi (interlayer).

Dalam pengujian lantai kaca terhadap beban rencana 3 mm dengan tegangan 12 MPa belum terdapat kerusakan pada kaca. Uji hancur kacaย 1st breakย mencapai 6,29 ton defleksi 20,8 mm (bagian pertama).

Untuk bagian kaca kedua berkemampuan 3,98 ton defleksi 35,9 mm. Dari hasil uji kaca menjadi serpihan tetapi tidak lepas dari interlayernya. Setelah kedua lapisan kaca pecah, lapisan interlayer SGP masih mampu menahan beban.

“Untuk kelancaran proses pembangunannya, kami bersama Pemkab Probolinggo akan melakukan sosialisasi publik,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono mengatakan Pemkab Probolinggo sangat mendukung penuh progres pembangunan jembatan kaca di Seruni Point.

“Hal terpenting adalah pembangunan jembatan kaca harus benar-benar berkualitas dan terjamin keamanannya. Koordinasi dan komunikasi terus terlaksana dengan tim yang menangani pembangunan jembatan kaca itu,” katanya.

Ia berharap pembangunan jembatan kaca itu membawa manfaat dan dapat masyarakat nikmati pada umumnya. Kemudian keuntungan lain adalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat Bromo Tengger Semeru. (Antara/zs)